oleh

Pemkot Kembali Ajukan Pinjaman ke PT SMI

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau kembali mengajukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), setelah permohonan pinjaman sejak tahun 2016 tidak disetujui. Dana pinjaman ini wacananya untuk merehab Pasar Instruksi Presiden (Inpres), Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani kepada wartawan, Senin (11/6) mengatakan kondisi Pasar Inpres saat ini sudah memprihatinkan dan tidak layak lagi ditempati. Jika dipaksakan dikhawatirkan akan berdampak buru, baik bagi pedagang maupun pengunjung.

H Rahman Sani menjelaskan, rencana sebelumnya jika pinjaman tersebut disetujui Pemkot Lubuklinggau akan merevitalisasi Pasar Inpres. Pasar Inpres akan dibangun beberapa tingkat, dengan pembagian jenis dagangan di setiap lantainya.

“Misalnya, lantai satu khusus untuk pedagang ikan, lantai berikutnya jenis sayuran, jadi nanti ditata berdasarkan kelompok. Tahun ini kita ajukan lagi,” ungkap Rahman Sani.

Menurut Rahman Sani, dua tahun lalu belum disetujui karena pinjaman yang diajukan terlalu besar. Untuk tahun 2018 Pemkot Lubuklinggau mengajukan pinjaman lebih rendah jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dua tahun lalu kita ajukan pinjaman Rp 250 miliar, tahun ini Rp 200 miliar, mudah-mudahan disetujui,” ungkap Rahman Sani.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya mengatakan legislatif setuju akan upaya Pemkot Lubuklinggau untuk mengajukan pinjaman ke PT SMI. Mengingat ini untuk pembangunan dan kemajuan Kota Lubuklinggau.

“Pengajuan pinjaman itu tidak sampai ke PT SMI jika legislatif tidak setuju, apalagi peruntukan dan tujuannya jelas,” ungkap Rodi Wijaya.(07)

Rekomendasi Berita