oleh

Pemkab Musi Rawas Siaga Hadapi Wabah Corona

LINGGAUPOS.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) cepat tanggap terhadap wabah Novel Coronavirus (Covid-19) atau Virus Corona. Bahkan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin Mura, telah menyiapkan ruangan isolasi Unit Gawat Darurat (UGD) untuk pasien yang diduga terpapar Virus Corona.

Bupati Musi Rawas saat meninjau ruangan isolasi yang dipersiapkan untuk menangani pasien yang terjangkit wabah Virus Corona.

Nanti, ketika ada pasien yang datang untuk berobat diukur suhu tubuhnya, ada indikasi mengarah ke penyakit Virus Corona, langsung dibawa ke ruang isolasi UGD itu. Setelah diperiksa dokter ada indikasi dari Orang Dengan Pantauan (OPD), menjadi Pasien Dengan Pengawasan (PDP), akan dimasukkan ke dalam ruang isolasi lagi yang ada di dalam, karena telah disiapkan tiga tempat tidur khusus untuk isolasi, dan satu ruangan lagi yang gabung dengan ruangan lagi tapi tertutup, ruangannya terpisah.

Bupati Mura H Hendra Gunawan, Kapolres Mura AKBP Suhendro, Sekda Mura EC Priskodesi ketika melakukan video conference bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Bupati/Walikota se-Sumsel, terkait penanganan wabah Virus Corona di Sumsel.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan menyampaikan, seluruh masyarakat harus waspada tapi tidak boleh sampai panik dalam menghadapi virus yang tengah mewabah ini.

“Kami akan bekerja sekuat tenaga, agar wabah Virus Corona tidak masuk ke Mura. Dengan terus melakukan pemantauan terhadap warga yang datang dari wilayah terpapar wabah itu. Semoga, kita zero insiden,” kata Hendra.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, bersama Kepala Dinkes Mura Hj Miftahululmi ketika memberi arahan terhadap petugas jaga di ruang UGD RSUD dr Sobirin.

Menurutnya, Pemkab Mura telah siaga menghadapi wabah ini, dengan ditetapkannya RSUD dr Sobirin Mura sebagai salah satu rumah sakit second line, mengidentifikasi pasien yang diduga terpapar Covid-19. Sebelum, dirujuk ke rumah sakit rujukan utama.

Direktur RSUD dr Sobirin Mura, Nawawi menyampaikan, Alat Pelindung Diri (APD) telah siap untuk menangani pasien yang terjangkit Virus Corona, tapi yang dikhawatirkan kalau kasusnya itu tinggi. Nah itu yang jadi permasalahan, karena saat ini pihaknya masih berusaha terus mencari barang ini karena sulit didapatkan.

“Kalau tidak ada ledakan APD kita siap. Semoga tidak terjadi,” katanya.

Bahkan, RSUD Dr Sobirin Mura masuk dalam kategori rujukan, tapi untuk rujukan second line, sebelum dimasukkan ke rujukan utama. Sekarang, ada beberapa hal untuk bisa masuk ke kriteria rujukan utama yakni harus PDP,  dibuktikannya dengan rontgen radiologi kalau positif baru dirujuk ke rujukan utama.

Bupati Mura H Hendra Gunawan, bersama Kabid Pengendalian Penularan Penyakit Menular Dinkes Mura Edwar Zuliyar dan pejabat lainnya, ketika usai melakukan penyemprotan di masjid yang berada di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti.
“Personel kita siap, dokter spesialis penyakit dalam kita punya tiga, dokter anak juga ada,” katanya.Adapun APD yang siap di RSUD dr Sobirin, yakni tutup kepala,  baju coverol, kacamata, sepatu, sarung tangan, jumlahnya tidak sama.

Selain itu, telah dilakukan penyemprotan disinfektan terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah, untuk mencegah wabah Virus Corona menjangkit masyarakat.(*)

Rekomendasi Berita