oleh

Pemkab Musi Rawas Diminta Tak Berlebihan Sikapi Sakitnya Ratna Machmud

LINGGAUPOS.CO.ID – Pihak keluarga Calon Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud meminta Pemkab Musi Rawas tidak berlebihan menyikapi sakit yang dialami Balon Bupati Nomor urut 1 ini. Demikian ditegaskan H SN Prana Putra Sohe selaku keluarga.

“Yang bersangkutan itu (Ratna) adalah warga Lubuklinggau jadi saya minta untuk Pemkab Musi Rawas juga jangan berlebihan menyikapi hal seperti ini,” tegas H SN Prana Putra Sohe keponakan Hj Ratna Machmud.

H SN Prana Sohe yang juga Wali Kota Lubuklinggau meminta agar pihak-pihak tertentu agar tidak mempolitisir keadaan, karena Covid 19 bukanlah aib bahkan siapapun bisa terpapar termasuk kepala daerah.

“Tante saya itu sedang dirawat dan butuh istirahat total jadi jangan sekali lagi dipolitisir walaupun beliau sebagai salah satu kandidat saat ini. Yang berusaha mempolitisir keadaan maka nanti akan berhadapan dengan kami pihak keluarga,” katanya.

Sebelumnya Pjs Bupati Musi Rawas Ahmad Rizali meminta agar pasangan calon (Paslon) Pilkada Musi Rawas, memberikan informasi yang transparan mengenai dugaan adanya calon bupati yang patut diduga terpapar Covid-19. Hal ini disampaikannya, dalam pers rilis Rabu (28/10/2020).

Ia menjelaskan, bahwa tugasnya sebagai Pjs Bupati, yakni pertama fasilitasi pelaksanaan pilkada, dan menjaga netralitas ASN. Kedua sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Musi Rawas.

“Karena kapasitas saya sebagai Pjs Bupati, maka harus saya sampaikan,” ia menjelaskan.

Yakni mengenai informasi mengenai salah satu paslon, yakni Ratna Machmud patut diduga terpapar Covid-19. “Informasi yang beredar di media massa seperti itu. Jika kurang pas bisa hak jawab. Kalau hoax bisa melaporkan ke Dewan Pers,” jelasnya.

Karena itulah, Pjs Bupati Musi Rawas Ahmad Rizali menyampaikan beberapa hal, pertama, bahwa Covid 19 bukan aib, dan bisa menimpa siapa saja, menulari siapa saja. Maka pemerintah maka membentuk Satgas.

“Kami harapkan kepada Tim Kampanye atau LO pasangan Ratna Machmud untuk memberikan informasi yang sebenarnya, untuk kebaikan beliau dan masyarakat Kabupaten Musi Rawas. Karena di Sumsel juga ada beberapa paslon yang positif Covid-19, seperti Heri Amalindo di PALI,” jelasnya.

Kemudian, Pjs Bupati Musi Rawas juga sudah meminta kepada Gugus Tugas untuk meminta informasi dari RSMH Palembang. “Juga saya minta Gugus Tugas koordinasi dengan Bawaslu, agar bisa melakukan tracing,” ia mengatakan.

Pjs Bupati juga meminta paslon dan tim kampanye, agar tetap mematuhi protokol kesehatan. “Karena saya mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat Musi Rawas,” tegasnya.

Ia pun menambahkan, bahwa sama sekali tidak ada niat terselubung. Namun, apa yang dilakukannya demi kesehatan, keselamatan dan kemaslahatan warga Musi Rawas. (*)

Rekomendasi Berita