oleh

Pemkab Mura Bentuk Alsintan Task Force

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Merealisasikan untuk menjadi lumbung pangan dunia di tahun 2045 memerlukan upaya khusus yang sistematis dan berkelanjutan. Maka, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Musi Rawas (Mura) menyediakan sarana prasarana berupa alat dan mesin pertanian, untuk menunjang kebutuhan produksi pertanian.

Kepala Dinas Distanak, H Suharto melalui Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Penyuluhan, Mangaratua Sitorus menjelaskan, tantangan pemerintah saat ini adalah kurangnya minat remaja untuk berprofesi sebagai petani. Sehingga jumlah tenaga kerja dibidang pertanian mengalami penurunan, maka dari itu Distanak berinisiatif menyediakan peralatan dan mesin pertanian untuk membantu petani dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Untuk mendukung pengembangan di sektor pertanian itu, pemerintah membentuk Brigade Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian). Brigade Alsintan merupakan manajemen Alsintan yang bersifat task force (satu tugas), bertujuan mengoptimalkan penggunaan/pemanfaatan alat dan mesin untuk mempercepat olah tanah, tanaman, dan panen secara serentak.

Alsintan itu, berupa treaktor roda empat, combine harvester, pompa air, corn sheller (perontokjagung), corn planter (penanam jagung), excavator, dan power therser (perontok padi) yang bersifat pinjaman.

Peminjaman Alsintan dapat dilakukan melalui Poktan, Gapoktan, dan Usaha Pelayanan Jasa alat dan mesin Pertanian (UPJA) sebagai penanggung jawab.

“Setiap peminjam Alsintan wajib menulis riwayat kerja dalam bentuk laporan, sehingga penggunaan Alsintan dapat terpantau, dan peminjam juga wajib melakukan pemeliharaan/perawatan Alsintan secara regular,” kata Mangaratua Sitorus, Kamis (13/9).

Mangaratua Sitotus berharap, dengan adanya Brigade Alisintan ini dapat membantu dan mengoptimalkan kinerja petani di Kabupaten Mura. Sehingga dapat mempercepat produksi dan menghasilkan produk yang unggul. (dlt)

Rekomendasi Berita