oleh

Pemkab Hibahkan Tanah

CURUP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong hibahkan tanah di sejumlah titik. Hal itu terungkap saat rapat antara Pemkab Rejang Lebong, dengan anggota DPRD Rejang Lebong di ruang rapat DPRD Rejang Lebong, Senin (7/1).

Tanah yang dihibahkan yaitu, pada Kejaksaan Negeri berupa tanah di Simpang Nangka seluas satu hektare, beberapa Polsek yaitu lima Polsek.

Anggota DPRD Rejang Lebong, Wahono menjelaskan dalam pemberian hibah harus mendapatkan persetujuan DPRD Kabupaten Rejang Lebong.

“Saat ini, meski tanah tersebut sudah dibangun namun tanahnya belum dihibahkan lahannya,” ungkap Wahono.

Selain lahan di Simpang Nangka, Polsek juga ada lahan untuk Balai Pom termasuk lahan untuk Brigif. Dalam pemberian hibah, harus persetujuan DPR dan lewat Paripurna.

“Jadi nanti komisi memberikan rekomendasi pada pimpinan, nanti pimpinan dijadwalkan lewat Banmus untuk melaksanakan paripurna bersama,” katanya.

Terpisah, Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Pranoto menjelaskan 2019 ini Pemkab Rejang Lebong akan membebaskan lahan untuk pembangunan.

“2019 ini kita upayakan untuk penambahan lahan Boarding School seluas dua hektare, menambah kekurangan tahun 2018 yang dibebaskan sekitar tiga hektare berdekatan dengan lokasi Brigif di Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT),” kata Pranoto.

Dijelaskan Pranoto, selain Boarding School, beberapa lahan yang akan di usulkan untuk di bebaskan tahun ini yakni lahan untuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) yang pembangunannya nanti dari APBN.

“APBN di kabupaten harus siap tanah, kalau pembangunan fisiknya di Kemenag, MIN kita banyak yang diusulkan lahan di MIN Dusun Curup kecamatan Curup Utara, pembangunannya di Kemenag pembebasannya kita tidak luas paling kurang lebih tidak sampai setengah hektar,” papar Pranoto.

Ia mengaku, untuk pembebasan lahan 2019 hanya sekitar Rp2 miliar. Dengan anggaran terbatas namun keinginan untuk membebaskan lahan banyak.

“Yang diusulan Boarding School, MIN, untuk pemindahan gedung paripurna, untuk rumah dinas ketua DPRD, nanti kita prioritaskan yang pendidikan,” tambah Pranoto.(sam)

Rekomendasi Berita