oleh

Pemkab Belum Ambil Tindakan Masalah Gajah yang Meneror Muratara

-Muratara-382 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID – Sudah hampir memasuki minggu ketiga, seekor gajah berkeliaran di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Kehadiran gajah liar itu sudah banyak membuat kerusakan di kebun-kebun milik masyarakat Muratara.

Gajah liar ini diinformasikan sudah merusak tanaman padi, sawit dan pohon pisang milik Kelompok Tani Kupang di Desa Kertasari Kecamatan Rupit.

Pemdes dan Babinsa menelusuri keberadaan gajah liar tersebut , diketahui bahwa gajah tersebut berjalan ke seberang Sungai Rawas usai mengacak-acak kebun milik warga.

Kabid Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Muratara Zazili menyebutkan, untuk saat ini belum ada tindak lanjut ke arah yang lebih serius dari Pemkab Muratara untuk menangani gajah itu. Namun tetap dipantau keberadaan dari pada gajah tersebut.

“Kami masih tetap memantau dimana keberadaan gajah liar tersebut, namun untuk eksekusi lebih lanjut kita akan tetap berkoordinasi dengan pihak BKPSDA dalam hal ini yang menangani masalah gajah liar itu”, terang zili

Dirinya juga menyampaikan, untuk saat biarlah dulu seperti ini namun terus dihimbau kepada masyarakat agar tidak mengusik atau mengganggu keberadaan gajah itu sendiri.

“Kita terus menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengusik keberadaan gajah tersebut, jika ingin melihat silahkan lihat saja jangan di ganggu”, jelasnya

Kemudian disinggung apakah kehadiran gajah tersebut tidak termasuk dalam situasi genting? “Memang termasuk, namun dalam mengambil tindakan kita harus menjalin komunikasi yang jelas apakah gajah tersebut berjenis kelamin betina atau jantan”, tuturnya

Kemudian ia juga mengatakan, kemungkinan dalam waktu dekat sesegera mungkin pihak Pemkab Muratara akan duduk bersama dengan pihak BKPSDA membahas permasalahan tersebut

“Dalam waktu dekat kita akan duduk bersama dan membahas tentang permasalahan dan penanganan gajah itu sendiri, apakah akan di datangkan gajah pemikat , atau akan di tembak bius kita tunggu saja perkembangan selanjutnya,” papar Zazili. (*)

Rekomendasi Berita