oleh

Pemkab Bakal Rehabilitasi Mental Wasilah

EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, menyambangi dan memberikan bantuan kepada Wasilah. Warga Kampung Lorong Sawah, Kelurahan Jaya Loka, Kecamatan Tebing Tinggi ini sempat viral beberapa tahun lalu, oleh aksinya yang memakan daun dan tinggal di hutan.

Staf Khusus Bupati Empat Lawang, Suharli mengaku dirinya mendapatkan informasi tersebut langsung diutus oleh Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad untuk mengecek kebenaran kabar tersebut.

“Kita dapat informasi dan pak Bupati langsung mengutus saya, ternyata Ibu Wasilah ini memiliki tempat tinggal ada keluarganya. Tapi ibu Wasilah ini keterbelakangan mental,” ungkap Suharli pada saat berkunjung ke rumah Wasilah, Selasa (29/1).

Suharli menambahkan, Pemkab Empat Lawang akan mengambil langkah cepat untuk membantu Wasilah dan akan diupayakan untuk direhabilitasi mental sehingga bisa hidup normal.

“Dan harus ada penangan terpadu. Dan nanti akan kita upayakan pemberdayaan, kalau mentalnya sudah normal kita akan berikan pelatihan usaha,” tuturnya.

Sementara itu salah seorang keluarga Wasilah, Sudirman mengatakan, kalau Wasilah itu sehari-harinya mencari kayu bakar dan dijual untuk kebutuhan sehari-hari.

“Selama ini keluarga dan tetangga yang mengasih bantuan,” kata Sudirman pada saat dibincangi wartawan, Senin (28/1).

Sementara rumah yang ditempati Wasilah tersebut sambung Sudirman, itu merupakan rumah orang tuanya. Sementara kedua anaknya saat ini tinggal di Provinsi Bengkulu.

“Kami harap kepada pemerintah, tolong bantuannya. Jika perlu direhab di panti biar kehidupannya terjamin,” harapnya.

Di tempat yang sama salah seorang warga Etik, mengaku dirinya bersama tetangga lainnya sering memberikan bantuan kepada Wasilah.

“Kalau mau memberikan bantuan lebih baik berikan sembako saja. Kalau duit dikasihkannya ke orang, kita ngasih barang saja dijualnya,” ujarnya.

Dilanjutkannya, Wasilah ini tidak memiliki penghasilan tetap, terkadang dia mencari kayu bakar di hutan.

“Dulu dia ini ada anaknya, tapi sekarang anaknya itu diajak kakaknya tinggal di Bengkulu. Jadi sendirian tinggal disini, terkadang warga yang memberinya makan, ” imbuh Etik. (key)

Rekomendasi Berita