oleh

Pemilu 2019 Pemilih Bisa Pindah Tempat Memilih

PALEMBANG – Komisioner KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hendri Almawijaya mengatakan kalau pihaknya akan memfasilitasi seluruh masyarakat yang akan pindah tempat memilih. Mulai pindah Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kota/Kabupaten hingga pindah tingkat Provinsi. Namun, untuk yang pindah Kabupaten/Kota dan Provinsi, jumlah surat suara yang diterima mereka tidak seperti di tempat semula, karena KPU akan memberikan surat suara sesuai Daerah Pemilihan (Dapil).

Menurut Hendri sapaan akrabnya, acuan untuk masyarakat yang pindah pilih telah diatur dalam Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu, aturan itu dilakukan berangkat dari pengalaman pemilu 2014, untuk menghindari kekurangan surat suara akibat banyaknya pemilih yang pindah memilih. Pemilih yang pindah memilih akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), sebelum melewati batas pengadministrasian, yakni 30 hari jelang hari pemungutan suara. Tapi, bila sudah melewati 30 hari jelang pemungutan suara akan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Untuk pemilih yang pindah pilih, namanya akan dicoret dari tempat awal, acuannya form A5 yang sudah dikeluarkan,” jelasnya, Minggu (13/1).

Selain itu, Senin (14/1) komisioner KPU Provinsi Sumsel yang merupakan mantan komisioner KPU Kota Lubuklinggau ini mengatakan, ia akan melakukan pemutakhiran data pemilih di Kota Lubuklinggau. Hal itu dilakukan untuk menjamin hak pilih setiap warga Kota Lubuklinggau.

“Kalau masih ada yang belum terdaftar akan dilakukan pendataan, dan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh daftar pemilih yang ada di Kota Lubuklinggau,” katanya.

Kemudian, akan dilakukan pencoretan terhadap pengguna hak pilih yang telah ditetapkan di Daftar Pemilih Tetap (DPT) meninggal dunia.

“Pencoretan dilakukan, karena bila dihapus mempengaruhi jumlah pemilih yang telah ditetapkan,”ujarnya. (aku)

Rekomendasi Berita