oleh

Pemilik Senpi Divonis 3 Tahun

LUBUKLINGGAU – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau memvonis Tosid (19), tiga tahun penjara. Demikian terungkap dalam sidang di PN Lubuklinggau, Selasa (15/01).

Tosid warga RT.2 RW.6 Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas (Mura) divonis seberat itu, karena telah melakukan tindak pidana kepemilikan Senjata Api (Senpi).

Sidang dipimpin Majelis Hakim, Syahreza Papelma, SH didampingi Hakim Andi Barkan Mardianto SH, MH dan Indra Lesmana Karim, SH,MH dengan Panitera Pengganti (PP) Rusmiati SH, dengan agenda mendengarkan putusan dari majelis hakim.

“Setelah mendengarkan keterangan para saksi dan mendengarkan keterangan terdakwa. Majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa selama lima tahun penjara, dikurangi masa tahanan,” kata Syahreza Papelma.

Adapun hal yang memberatkan terdakwa, bahwa perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat.
Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, bahwa terdakwa berkelakuan baik dalam sidang, kemudian terdakwa menyesali perbuatannya.

Putusan majelis hakim lebih rendah dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), M Hasbi SH selama tiga tahun enam bulan penjara.

Berdasarkan surat dakwaan JPU, M Hasbi kejadian terjadi pada 18 September 2018 sekitar pukul 11.00 WIB di poros Desa Ciptodadi Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas.

Ketika itu saksi Bripka Didian Perkasa bersama dengan Brigpol Rizki dan Briptu Theo bersama dengan anggota Polsek Jayaloka sedang melakukan razia dalam rangka KKYD.

Dalam razia itu datang terdakwa yang melintas lalu anggota langsung mencoba menghentikan laju kendaraan terdakwa.

Namun terdakwa menolak dihentikan dan ingin menerobos hadangan petugas.

Petugas pun langsung berupaya menghentikan dan terdakwa pun dapat dihentikan  oleh petugas (para saksi).

Para saksi pun mencoba untuk menggeledah tubuh terdakwa namun terdakwa melawan, sehingga makin menimbulkan kecurigaan dari para saksi.

Dari penggeledahan tubuh terdakwa ditemukan senjata api Laras Pendek yang berada di pinggang bagian kanannya.

Interogasi pun dilakukan oleh para saksi atas kepemilikan senjata api serta amunisinya itu.

Hasil interogasinya Terhadap terdakwa mengakui bahwa senjata api dan amunisinya itu miliknya.

Kemudian terdakwa langsung ditangkap dan digelandang ke Mapolsek Jayaloka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(awj)

Rekomendasi Berita