oleh

Pemilik Hak Paten Laporkan Dugaan Pemalsuan

“…saya menerima itikad baik dari Kepala SMP 6 Kota Lubuklinggau, Nila Elmiati yang sudah meminta maaf atas insiden ini…”
Cik Mat, Pemilik hak paten Batik Linggau Bisa

LUBUKLINGGAU – Pemilik hak paten Batik Linggau Bisa, Cik Mat telah melaporkan dua oknum Kepala SMP yang ada di Kota Lubuklinggau ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Pasalnya, motif batik yang sudah dipatenkan olehnya, diduga dipalsukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya menerima itikad baik dari Kepala SMPN 6 Kota Lubuklinggau, Nila Elmiati yang sudah meminta maaf atas insiden ini,” kata Cik Mat, Minggu (18/11).

Menurut Cek, sapaan akrab dari Cik Mat dirinya hanya meminta pihak-pihak yang telah memalsukan motif batik yang sudah dipatenkan tersebut minta maaf saja atas kesalahan yang sudah dilakukannya. Tujuannya, untuk memberikan pendidikan ke masyarakat maupun pelaku usaha, jangan coba-coba untuk meniru atau memalsukan merek yang sudah dipatenkan oleh orang lain, kalau tidak mau berurusan dengan aparat penegak hukum.

“Jujur, saya tidak minta ganti rugi atau ganti untung atas kejadian ini. Hanya ingin memberikan pendidikan atau pengetahuan kepada masyarakat. Maka, terlapor harus meminta maaf ke media massa, agar kedepan tidak ada lagi yang coba-coba untuk memalsukan hak paten orang lain,” jelasnya.

Namun, bila permohonan maaf tidak dilakukan, maka mau tidak mau proses hukum akan terus berlanjut. Sebab, Cek tidak mau kejadian yang menimpanya ini terjadi lagi, termasuk terhadap hak cipta dari orang lain yang bisa juga dipalsukan pelaku usaha lain. Hal yang sama berlaku untuk pelaku usaha yang diduga memalsukan motif batik Linggau Bisa, kalau tidak meminta maaf akan dilaporkan ke penegak hukum. Apalagi, saat ini Cek sudah memiliki alat bukti yang cukup, salah satunya motif batik Linggau Bisa yang ada di tempat pelaku usaha tersebut.

“Kalau tidak minta maaf, proses akan terus berlanjut, baik untuk Kepsek maupun pelaku usahanya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMP 6 Kota Lubuklinggau Nila Emliati mengatakan dirinya sudah minta maaf atas dugaan pemalsuan baju batik hak paten milik Cik Mat. Bahkan, ia sama sekali tidak tahu kalau baju batik tersebut sudah ada hak paten.

“Waktu pengadaan ya kita pesan, kebetulan pada tahun ajaran 2017 lalu ada yang nawari, ya kita ambil,” katanya.

Namun, setelah pemesanan dilakukan ada komplain dari Cik Mat yang mengatakan kalau baju batik yang dipesannya itu sudah ada hak paten. Maka, secepatnya ia langsung meminta maaf atas kesalahannya itu kepada Cik Mat, sebab ia sama sekali tidak mengetahui kalau baju batik motif Linggau Bisa sudah dipatenkan oleh Cik Mat.

“Saya sudah minta maaf langsung kepada yang bersangkutan, Alhamdulillah tanggapannya bagus,” jelasnya. (aku)

News Feed