oleh

Pemilihan RT Taba Lestari ‘Rasa Pilpres’

LUBIKLINGGAU – Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) 07 di Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I seperti Pemilihan Umum Presiden (Pilpres). Pemilihannya dilakukan dengan metode Pilpres atau Pemilu Legislatif (Pileg).

Pantauan suasana di lapangan Ex Batako GBS Kelurahan Taba Lestari, Minggu (23/12) itu memang terlihat ramai dan berbeda dari hari biasanya. Usut punya usut, ternyata saat itu warga yang bermukim di perumahan tersebut sedang mengukir sejarah baru, dengan menggelar pesta demokrasi ala RT, untuk memilih pengurus Ketua RT yang baru menggantikan pengurus lama yaitu Adi Prasetyo yang telah berakhir masa jabatannya.

Warga begitu antusias mengikuti kegiatan yang digelar setiap 3 tahun sekali itu, tanpa dikomandoi mereka terlihat beramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara.

Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua RT07 yang juga sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Taba Lestari, Asron Arfinsie menjelaskan warga menginginkan demokrasi. Sebenarnya tidak semua warga (ikut memilih, red), hanya kepala keluarga saja.

Pemilihan dilakukan di lingkungan perumahan dengan jumlah 323 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 1.809 jiwa itu, mengusung dua pasang calon. Yakni nomor urut 1 Lukman Aguatria, nomor urut 2 A Rahman.

Hasil penghitungan nomor urut 1 Lukman Agustria Sandra mendapatkan suara sebanyak 102 suara. Sedangkan A Rahman 165 suara dan 2 suara dinyatakan tidak sah.

Pemilihan RT ini dilaksanakan atas SK Lurah, kemudian dibentuklah panitia pelaksana yang telah berupaya untuk memaksimalkan agar pemilihan berlangsung sukses.

“Saya berharap bagi Ketua RT yang terpilih, bisa melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab dan mau mengayomi serta melayani warga dengan tulus dan bijaksana, dan mau mengakomodir segala kepentingan warga,” harapnya.

Lurah Taba Lestari, Erman Hari Rustaman mengatakan bahwa prosesi pemilihan RT ini merupakan bentuk demokrasi tingkat bawah dari sistem pemerintahan.

Selanjutnya PR dari ketua RT yang terpilih nantinya dalam  agenda jangka pendek, adalah pemekaran dari RT 07 menjadi terbentuk satu RT lagi yaitu RT 08. Dikarenakan secara jumlah 323 KK tersebut sudah layak RT 07 dimekarkan.

“Hal ini kita lakukan guna memudahkan pelayanan kepada warga,” kata Erman sapaannya. (dlt)

Rekomendasi Berita