oleh

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 22 Agustus

LINGGAU POS ONLINE, MARGA MULYA – Umat muslim di tanah air bingung terhadap keputusan Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah jatuh pada 22 Agustus.

Sementara itu, Jemaah Calon Haji (JCH) melaksanakan Wukuf di Arafah 9 Zulhijah bertepatan dengan 20 Agustus. Dengan demikian artinya Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1439 Hijriah di Arab Saudi pada 21 Agustus. Sementara perbedaan waktu antara Indonesia dan Arab Saudi hanya 4 jam lebih awal Indonesia.

Keputusan penetapan Hari Raya Idul Adha tersebut ditetapkan dalam Sidang Isbat dilaksanakan pada Sabtu (11/8). Demikian juga Pengurus Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 22 Agustus.

Namun hingga saat ini Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau, mengaku masih menunggu keputusan Kemenag RI.

“Daerah hanya mengikuti keputusan pusat,” kata H Zainuri Matan, Kepala Kemenag Kota Lubuklinggau, kepada Linggau Pos, Sabtu (18/8).

Kemenag RI sudah melakukan sidang Isbat penentuan awal bulan Zulhijah 1439 Hijriah jatuh pada Senin 13 Agustus 2018. Untuk itu, Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah 22 Agustus 2018.

Penetapan awal Zulhijah oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin, berdasarkan posisi hilal pada saat sidang berlangsung pada Sabtu (11/8) posisi hilal masih di bawah ufuk di seluruh Indonesia -1 derajat 43 menit sampai dengan 0 derajat 14 menit.

Kepala Kemenag Kabupaten Muratara, Ikhsan Baidjuri menjelaskan pemerintah melalui Kemenag dan seluruh jajarannya, beserta pihak-pihak yang berkepentingan telah menggelar sidang Isbat penentuan 1 Zulhijah.

Dijelaskan Ikhsan, menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Muhammadiyah Amin mengatakan, laporan berdasarkan 92 titik pengamatan hilal di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa hilal masih di bawah ufuk atau minus satu derajat 43 menit.

Dari pelaku rukyatul hilal di 33 provinsi, kecuali NTB, sekitar 29 titik tak menyaksikan hilal. Untuk itu, sidang isbat bulan Zulhijah 1429 H disempurnakan dengan cara istikmal.

Artinya, digenapkan 30 hari, sehingga tanggal 1 Zulhijah diputuskan jatuh pada Senin 13 Agustus.

“Dan 10 Zulhijah atau Hari Raya Idul Adha akan tiba pada Rabu, 22 Agustus 2018,” jelasnya.

Ia mengimbau agar masyarakat mempercayai hasil tim ahli astronomi Kemenag RI tersebut.

“Jangan hanya melihat perbedaan waktu kita yang hanya 4 jam dengan Arab Saudi. Namun kita tetap mengacu kepada hasil sidang isbat. Untuk itu tidak usah diperdebatkan, percayakan saja dengan tim ahli yang kita punya,” imbaunya.

Senada diungkapkan Kepala Kemenag Kabupaten Mura, Hermadi saat dikonfirmasi. Berdasarkan hasil sidang Isbat Kemenag RI, 10 Zulhijah atau Hari Raya Idul Adha ditetapkan pada Rabu (22/8) mendatang.

“Kita tetap mengacu keputusan Kemenag RI, yang berdasarkan hasil sidang isbat. Dan penetapan ini sudah disosialisasikan ke masyarakat,” jelasnya. (13)

Rekomendasi Berita