oleh

Pemerintah ‘Nunggak’ Bayar Tagihan Listrik

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Empat Lawang memberitahukan, bahwa Kabupaten ini mengalami tunggakan pembayaran biaya listrik. Kisaran nominalnya cukup besar, dan sampai saat ini pun masih belum terbayar.

Namun penunggakan pembayaran dinilai wajar oleh masyarakat, pasalnya dari pantauan awak wartawan ketika melintas di jalan raya pasar Tebing Tinggi atau lebih tepatnya berada di sekitaran simpang Pensiunan Kelurahan Jayaloka.

Tampak lampu jalan masih menyala pada siang hari, menyalanya lampu tersebut tentu saja tidak ada manfaatnya jika siang hari tetap menerangi jalanan.

Yang ada hanya menambah beban biaya tagihan saja dan memperbanyak daftar anjloknya rekening pembayaran listrik bagi Pemkab Empat Lawang.

Sementara persoalan listrik di kalangan penduduk meresahkan keadaan listrik yang sering sekali padam pada saat jam rutinitas diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, baik segi usaha, kebutuhan rutinitas di dalam rumah dan lain sebagainya.

“Dari kemaren siang juga sudah hidup, sampai siang ini, tidak tahu kenapa tidak dimatikan lampu jalannya, mungkin saja sedang korsleting kabelnya atau sengaja tidak dimatikan,” ungkap Risman, warga Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Jumat (27/4).

Dikatakannya, jika memang lampu jalan tersebut lupa untuk dimatikan oleh petugasnya, hal ini sangat disayangkan. Lebih baik dialih fungsikan saja listriknya ke daerah tempat tinggal para warga yang belum tersentuh listrik. Yakni, wilayah yang belum aliran listrik sebagai kebutuhan masyarakat.

“Ini namanya pemborosan, bagaimana tidak kita tahu sendirikan kalau di Kabupaten kita ini sering kali mati lampu, dan itupun matinya terkadang tidak terduga alias tak berjadwal, tiba-tiba langsung padam,” katanya dengan nada sedikit kesal.

Dedi, warga setempat menambahkan bahwa pemerintah semestinya memperhatikan hal seperti ini, meskipun tampak merupakan persoalan yang kecil akan tetapi mendengar kabar bahwa pemerintah kita saat ini mengalami penunggakan pembayaran terhadap pembiayaan listrik yang katanya untuk kebutuhan masyarakat Empat Lawang.

“Katanya listrik kita ini ngutang, masih punya hutang mestinya dihematkan penggunaan listik,” cetusnya.

Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dalam hal ini instansi terkait harus lebih memperhatikan kinerjanya sebagai petugas pemerintah.

“Sayanglah kalau seperti ini, lebih baik digunakan sesuai kebutuhannya saja,” tegasnya. (10)

Rekomendasi Berita