oleh

Pembunuh Dua Nyawa di Pondok Terdeteksi

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Kasus pembunuhan sadis menghilangkan dua nyawa di dalam pondok kebun kopi di Desa Tebat Pulau Kecamatan Bermani Ulu (BU) pada Selasa (14/11) sekitar pukul 24.30 WIB mulai terdeteksi.

Pihak polisi diduga telah menemukan titik terang siapa saja tersangka kasus yang menggegerkan masyarakat tersebut.

Tapi Polisi masih enggan menyampaikan siapa tersangka, agar mempermudah pengejarannya.

“Tersangka sudah mulai tercium. Kalau melihat bukti-bukti dan saksi di lapangan,” kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi pada Linggau Pos, Kamis (16/11).

Bahkan, kata Kapolres, dalam beberapa hari ini tersangka diharapkan bisa tertangkap.

“Kalau dugaan tersangka sudah mulai teridentifikasi, tapi nanti dulu kita masih melakukan pengejaran,” jelasnya.

Sebelumnya, pembunuhan sadis menelan dua korban jiwa masih dalam satu keluarga terjadi di perkebunan kopi milik Ahmad Saidina (60) warga Tebat Pulau.

Saat itu korban bersama anaknya Endang (48) dan anaknya Kanada (27) sedang tidur di pondok. Tiba-tiba sekitar pukul 24.30 WIB pondok korban digedor tersangka diduga berjumlah lebih dari tiga orang.

Kanada, anak korban yang membuka pintu langsung diserang, begitu juga dengan ayah dan sepupunya yang masih terbaring di tempat tidur.

Akibat peristiwa tersebut, dua nyawa melayang yakni Ahmad Sayidina dan Endang. Sementara anak korban Kanada mengalami sejumlah luka pada bagian kepala karena benturan benda keras dan tumpul.

Selain dompet dan Handphone (Hp), satu unit kendaraan berada di bawah pondok dibawa tersangka. Saat ini kasus tersebut ditangani Polres Rejang Lebong dibantu jajaran Polsek Bermani Ulu.

“Sepupu (Endang, korban tewas) kebetulan datang dari Lebong cuma numpang nginap juga ikut mati,” tutur Kanada, korban yang masih hidup. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita