oleh

Pembuatan SKS Meningkat

LUBUKLINGGAU – Masyarakat yang ingin membuat Surat Keterangan Sehat (SKS), dan surat keterangan bebas narkoba di beberapa Rumah Sakit (RS) meningkat. Hal ini terjadi pasca diumumkannya peserta yang dinyatakan lulus penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah Lubuklinggau.

Direktur RSSA Lubuklinggau, H Mast Idris mengatakan ramainya pembuatan SKS dan keterangan bebas narkoba diperkirakan hingga pekan kedua Januari 2019. Pasalnya pemberkasan terakhir dilakukan minggu kedua Januari 2019.

“Setiap hari ada yang buat SKS dan keterangan bebas narkoba, karena sebagian perusahaan swasta mewajibkan calon karyawannya membuatnya. Tapi maksimal hanya lima per hari, kalau sekarang meningkat bisa puluhan surat yang kami keluarkan,” ungkap Mast Idris.

Ditambahkan Mast Idris, tes kesehatan dilakukan bukan hingga uji laboratorium darah. Pembuatan SKS dan surat keterangan negatif narkoba dapat selesai dalam sehari.

“Sehari selesai, karena tenaga medis maupun petugas laboratorium kita standby, dan mencukupi,” ungkap Mast Idris.

Ketika disinggung tarif pembuatan SKS dan surat keterangan bebas narkoba, pria yang juga menjabat Ketua PMI Lubuklinggau ini enggan menyebutkannya.

“Normal tidak ada kenaikan,” ucapnya.

Hal sama juga terjadi pada intensitas pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kasat Intelkam, AKP Edy membenarkan dalam satu minggu terakhir mengalami peningkatan. Dan yang membuat tersebut didominasi bagi orang yang lulus CPNS.

“Iya benar kalau sebelumnya, orang buat karena ingin tes, nah sekarang yang lulus, untuk jumlahnya kita belum tahu berapa yang pasti, karena belum direkap,” jelasnya.

Kemudian, syarat – syarat untuk membuat SKCK yakni melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM), fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir bisa juga ijazah terakhir dan pasfoto 4×6 berlatar/background merah sebanyak 6 lembar.

Sementara Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Suhendro melalui Kasat Intelkam, AKP Madianto mengatakan untuk di wilayah Mura, intensitas pembuatan SKCK tidak ada peningkatan signifikan. Artinya sama seperi hari biasa.

“Di Musi Rawas, tidak ada mengalami peningkatan, sama seperti hari biasa. Paling yang buat orang yang lulus CPNS,” kata Madianto.(nia/awj)

Rekomendasi Berita