oleh

Pembuatan Peti Duku Sistem Borongan

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Musim buah Duku tidak hanya memberikan rezeki bagi pedagangnya. Tapi juga pengusaha meubeler di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Mereka mendapatkan pesanan berupa borongan pembuatan peti. Bahkan dari luar Kabupaten Muratara. Seperti yang dirasakan oleh salah satu pengusaha meubeler, Purnomo (38) menuturkan, bila datang musim buah Duku dirinya memilih untuk melayani pesanan peti Duku.

Dirinya menjelaskan pesanan peti datang dari luar Kabupaten Muratara seperti daerah Komering dan daerah tetangga dari Provinsi Jambi. Bahkan ada juga dari daerah Jawa Barat.

“Kondisi musim buah Duku dimanfaatkan untuk melakukan pembuatan peti buah Duku pesanan dari kumpe Jambi. Bahkan sering juga dari Bandung, ” katanya, Minggu (29/1).

Purnomo menambahkan dalam satu bulan bisa melakukan pengiriman dengan muatan armada paling minim 150 ribu peti. Tentu pesanan seperti ini tidak bisa dikerjakan dalam satu hari oleh dirinya sendiri, sehingga ada penambahan buruh harian untuk menyelesaikan pesanan peti tersebut, dengan upah per peti Rp 700 per buahnya.

Warga yang sama, Abeng (45) mengatakan, sebagai usaha sampingan sangat terbantu melihat pesanan peti Duku tergantung musim Duku.

“Kalau musim raya biso berlangsung lamo. Kebanyakan Duku dari daerah Jambi,” katanya.

Di tempat yang sama, Khoiro (35) pekerja peti Duku mengatakan, sangat senang karena bisa menambah pendapatan dirinya dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kendati upah per petinya murah, namun tidak jadi masalah, pasalnya alat-alat seperti paku, kayu, kawat sudah disediakan bos. Kito tinggal gaweke bae,” imbuhnya (07)

Komentar

Rekomendasi Berita