oleh

Pembuatan AK1 Meningkat

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kota Lubuklinggau, H Purnomo mengatakan pembuatan kartu kuning (AK1) meningkat. Terbukti pihaknya telah mengeluarkan AK1 selama triwulan pertama tahun 2016 sebanyak 122 lembar.

Lalu tahun 2017 sebanyak 156 lembar. Dan, empat bulan pada tahun 2018 sudah 150 lembar diserahkan ke Pencari Kerja (Pencaker).

“Permintaan pembuatan kartu AK1 memang meningkat, tapi hal ini diimbangi dengan banyaknya kesempatan kerja, karena di Kota Lubuklinggau banyak usaha yang baru buka dan membutuhkan karyawan cukup banyak,” ungkap Purnomo pada Linggau Pos, Senin (7/5).

Purnomo menjelaskan, setiap perusahaan di Kota Lubuklinggau wajib mempekerjakan tenaga kerja lokal dengan menyertakan AK1. Selain itu, setiap perusahaan di Kota Lubuklinggau juga wajib melapor ke Disnaker Kota Lubuklinggau, baik terkait lowongan pekerjaan dan penempatan kerja.

Mantan Kabag Kesra Setda Lubuklinggau menyebutkan di kota ini memiliki 500 perusahaan dagang dan jasa. Untuk menekan angka Pencaker, Disnaker Kota Lubuklinggau setiap tahun mengadakan job fair.

“Tahun 2017 lalu sudah ada 800 Pencaker terserap kerja dari job fair, tahun ini akan diadakan hal serupa,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertras) Kabupaten Mura, H Burlian melalui Kasi Penta Kerja, Herwanto menyebutkan tercatat pada 2016 sebanyak 851 Pencaker, sedangkan pada 2017 meningkat menjadi 1.166 Pencaker. Angka tersebut diprediksi meningkat pada 2018 hingga triwulan 1.

“Ditambah sekarang sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Mura telah melaksanakan kelulusan. Nanti diperkirakan bertambah Pencaker datang ke kantor untuk membuat AK1,” jelas Herwanto.

Soal angka pengangguran, ia menyebutkan angka yang tercatat semakin merosot ke atas. Dan ini dinilai relatif. Di mana semua tidak sebanding dengan pengangguran yang ada di Kabupaten Mura.

“Bayangkan saja sekolah dan sarjana dalam setahun ribuan hingga puluhan ribu yang lulus. Mereka itu mau diletakkan kerja di mana? Memang lowongan pekerjaan ada tetapi belum seimbang untuk membantu seluruh pengangguran,” jelasnya.(11)

Rekomendasi Berita