oleh

Pembangunan Ruang Tahanan Tidak Sesuai

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Ruang tahanan sementara BNN Kota Lubuklinggau, disinyalir tidak sesuai standar keamanan ruang tahanan. Pasalnya, banyak sekali bagian persyaratan ruang tahanan yang tidak dipenuhi.

Diantaranya pada dinding bagian atas masih ada kaca yang tidak dipasang terali besi. Padahal kaca sangat muda untuk dipecahkan. Selain itu di dalam ruang tersebut terdapat sekelar listrik yang rawan di salah gunakan tahanan, seperti penggunaan arus listrik untuk bunuh diri, atau kegunaan lainnya yang tidak boleh dilakukan tahanan.

Kemudian ada kamar kecil, untuk buang air kecil atau air besar, tertutup dan gelap. Dengan adanya WC di dalam ruang tahanan bisa saja disalahgunakan oleh tahanan bunuh diri, atau berbuat kejahatan dengan tahanan lain, karena tidak dapat dilihat petugas. Uniknya lagi salah satu ruang tahanan lainnya, kunci gerendelnya dipasang di dalam, bagaimana petugas akan mengunci ruang tahanan tersebut atau bisa saja tahanan merusak kunci itu dengan leluasa.

Ruang tahanan yang dikerjakan asal-asalan ini, menyatu dengan Kantor BBN Kota Lubuklinggau, namun letaknya di bagian belakang.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Eddy Nugraha saat dikonfirmasi mengenai kondisi ruang tahanan tersebut, menjelaskan bahwa pembangunan ruang tahanan itu menghabiskan dana Rp 150.000.000, bersumber dari dana APBD Kota Lubuklinggau tahun 2018.

BNN Kota Lubuklinggau terima bangunan sudah selesai.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Lubuklinggau sudah memberikan bantuan hibah bangunan ruang tahanan ini,” Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Eddy Nugraha.

Eddy mengaku sudah memberitahu dengan rekanan yang mengerjakan proyek tersebut untuk diperbaiki bagian ruangan yang tidak sesuai standar. Namun menurutnya hingga kini belum ada tidak lanjut.

“Kita sudah beri tahu kontraktornya agar diperbaiki, namun belum ada tindak lanjutnya,” kata Eddy Nugraha.

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Lubuklinggau, Ihwan membenarkan bahwa Pemkot Lubuklinggau menghibahkan bangunan ruang tahanan untuk BNN Kota Lubuklinggau. Mengenai pembangunan yang tidak sesuai standar ia belum mengetahuinya. Namun yang jelas menurutnya biasanya sebelum dibangun pengawas konsultasi kepada lembaga yang menerima hibah bangunan untuk mengetahui standar sesuai kebutuhan. Kalau memang faktanya ada yang tidak sesuai bisa diubah.

“Kalau seperti itu masih bisa diubah. Nanti akan saya tanyakan kepada pengawas lapangan. Dan akan kita cek,” jawabnya.(05)

Rekomendasi Berita