oleh

Pembangunan IPLT Diduga Tak Berizin

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Pembangunan Instalasi Pengendapan Limbah Tinja (IPLT) di kawasan terpadu Pulo Emass Tebing Tinggi, diduga bermasalah.

Pasalnya hingga saat ini belum memiliki izin lingkungan dan belum mengantongi dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).

Padahal, di dalam PP 27 Tahun 2012 Tentang izin lingkungan, pada Pasal 3 ayat 1 jelas menyebutkan, setiap usaha dan atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan harus memiliki amdal.

Tidak hanya itu, meskipun pembangunan IPLT sudah selesai, hingga saat ini belum ada serah terima pihak Provinsi Sumatera Selatan ke Pemkab Empat Lawang.

Pantauan di lokasi IPLT, pembangunan fisik IPLT tampak sudah 100 persen. Bahkan dibagian depan pun sudah dipasang pagar. Namun belum ada tanda-tanda bahwa IPLT tersebut sudah difungsikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Empat Lawang, Luqman Panggar Besy dikonfirmasi membenarkan sampai saat ini IPLT tersebut belum memiliki izin lingkungan.

“Memang benar belum ada izinnya. Sampai saat ini pun saya belum pernah menandatangani izin tersebut,” kata Luqman, kemarin.

Untuk permasalahan lainnya, Luqman mengaku tidak mengetahui secara pasti. Sebab pembangunan ini dilakukan pihak Provinsi.

“Kalau untuk lebih pasti silakan hubungi pihak Provinsi. Yang jelas untuk izin lingkungan memang belum ada,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua DPRD Empat Lawang H David Hadrianto Aljufri (HDA) menuturkan, dalam rencana awal pendirian Pulo Emass tidak ada tertulis ada pembangunan tempat pengolahan tinja. Yang ada itu tepat pembuangan sementara sampah dan limbah.

“Bukan tempat pembuangan tinja. Tidak ada direncana awal. Di lokasi yang dibangun tempat pengolahan tinja ini rencana awal dibangun kantor pos. Saya ingat itu, karena saya ikut menandatangani. Kalau berubah seperti ini, apalagi sampai tidak ada koordinasi, kami juga kaget,” ungkap HDA. (04)

Komentar

Rekomendasi Berita