oleh

Pembahasan LKPJ AMJ Alot

Rapat Paripurna Dengarkan Rekomendasi DPRD Ditunda

LINGGAU POS ONLINE, PETANANG ILIR – Rapat paripurna istimewa, dengan agenda penyampaian rekomendasi LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2018 ditunda. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, Taufik Siswanto, Jumat (3/11).

Ditundanya rapat paripurna istimewa ini diungkapkannya, lantaran pembahasan yang dilakukan oleh Komisi DPRD terhadap penyampaian LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota belum optimal.

“Pembahasannya belum selesai, dan pembahasan perlu dilakukan kembali. Makanya rapat paripurna istimewa yang harusnya dilaksanakan hari ini, ditunda. Disamping itu, ditundanya rapat juga disebabkan Walikota Lubuklinggau yang juga berhalangan hadir,” ungkap Taufik Siswanto.

Setelah pembahasan rampung, dan adanya kesepakatan antara komisi maka rapat baru akan dilaksanakan.

“Harus ada kesepakatan, untuk dijadikan rekomendasi DPRD terhadap penyampaian LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota. Insya Allah segera dirampungkan, Selasa (7/11) mendatang rapat kita jadwalkan kembali,” tegasnya.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Lubuklinggau, Zuibar M Alif. Meskipun diakui politisi Partai NasDem ini, kalau dirinya mengetahui rapat ditunda setelah ia tiba di ruang rapat Paripurna DPRD.

“Ditunda karena pembahasan ditingkat komisi belum tuntas, dan itu wajar-wajar saja. Karena belum tuntas, makanya rapat belum bisa dilaksanakan,” tegas Zuibar.

Ia mengakui, dalam membahas LKPJ AMJ Walikota dan Wakil Walikota memang cukup alot.

“Karena ini LKPJ AMJ, perlu pembahasan yang maksimal,” tegasnya.

Selain itu, menyatukan hasil pembahasan dari tiga komisi yang ada, untuk dijadikan rekomendasi DPRD yang menyebabkan pembahasan LKPJ AMJ cukup alot.

“Karena pada saat rapat paripurna, bukan rekomendasi dari Komisi I, II atau III. Tetapi dijadikan satu, untuk menjadi rekomendasi DPRD. Untuk menjadikannya satu dari tiga hasil pembahasan ditingkat Komisi ini, yang cukup alot,” jelasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita