oleh

Pemabuk Pernah Dijebloskan ke Bui, Lihat Keadaan Keluarga Langsung Insyaf

Siapa sangka seorang pemabuk ataupun pelaku kriminalitas bertobat tidak menjalankan aksinya karena keluarga, sama halnya yang dilakukan RI (30). Mengapa demikian?

Laporan Hendy Renaldy, Taba Jemekeh

RI (30) warga Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I mengatakan bahwa dulunya dirinya seorang pemabuk yang sering mabuk dan untuk membeli Minuman Keras (Miras).

Tidak jarang mencuri barang-barang berharga milik warga seperti motor, handphone hingga kalung mas.

“Tapi saat ini aku la tobat tidak mencuri lantaran kasihan melihat nasib anakku karena mabuk dan memberikan nafkah dengan uang haram, ” kata RI, Jumat (10/11)

Pria ini menjelaskan, sebelumnya dirinya bisa dikatakan hampir prilaku kriminalitas lainnya dilakukan diantaranya mencuri, bermain perempuan bahkan terlibat obat-obatan lantaran akibat minuman keras.

“Apalagi dulunya pernah masuk penjara akibat mencuri motor lantaran ingin membeli Miras ditangkap polisi tapi akhirnya keluar setelah dikurung lebih kurang tiga tahun,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah kejadian yang dialami dan sempat masuk bui, kemudian melaksanakan pernikahan dengan seorang perempuan berasal dari kota Lubuklinggau.

Setelah menikah lebih kurang tiga tahun, rumah tangganya terasa lengkap dengan kehadiran kedua orang anak.

“Sejak aku mempunyai anak aku tobat berhenti mencuri, minum-minuman ataupun ngobat, karena aku kasihan melihat nasib anakku nantinya akan kembali dipenjara,” tutupnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita