oleh

Pelayanan Samsat Dianggap Lamban

Edi : Banyak Anggota Mengikuti Pendidikan

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Masyarakat yang membayar pajak mengeluh akibat lambatnya pelayanan di Unit Pelaksana Teknis Badan Pendapatan Daerah (UPT Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Kabupaten Musi Rawas.

“Iya saya datang sudah dari pagi, tapi pukul 11.00 WIB baru dipanggil oleh petugas,” kata salah seorang yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut kepada Linggau Pos, Rabu (17/1).

Menanggapi keluhan dari masyarakat tersebut, UPT Bapenda Provinsi Sumsel Kabupaten Musi Rawas, H Edi Siswaya mengatakan kalau sekarang banyak anggota Polres Musi Rawas yang sedang mengikuti pendidikan.

“Sekarang memang lagi kekurangan petugas karena banyak yang sedang pendidikan, jadi Samsat Keliling (Samling) yang ditarik ke sini, untuk membantu dalam melayani masyarakat,” kata Edi.

Menurut Edi, proses pembayaran pajak sebenarnya sebentar, hanya saja pada saat pendaftarannya yang lama, karena harus ada ID-nya.

“Kita minta untuk masyarakat bersabar, karena memang sekarang pegawainya berkurang, banyak yang sedang pendidikan, meski harus menunggu lama, saya minta kepada masyarakat jangan membayar dengan calo, bayarlah melalui loket depan,” pintanya.

Untuk pencapaian pembayaran pajak tahun 2017 khusus untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mengalami over target, jika dipersentase mencapai 103 %. Berbeda sekali dengan tahun 2016 yang hanya mencapai 75 %.

“Musi Rawas paling tinggi untuk pencapaian bayar pajak BBNKB, kemudian disusul OKI dan OI. Ini artinya, tahun 2017 banyak masyarakat yang membeli kendaraan mobil dan motor. Tapi ya itu tadi, setelah membeli terkadang dua tahun baru mau bayar pajak,” ungkapnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita