oleh

Pelayanan PDAM-TBS Kembali Dikeluhkan

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – DPC Forum Rakyat Reformasi (F2R) Kota Lubuklinggau menyoroti kinerja PDAM-TBS Kota Lubuklinggau, pasalnya pelayanan BUMD ini dinilai kurang optimal sehingga sering dikeluhkan pelanggan.

Ketua F2R Kota Lubuklinggau, Ali Permana kepada wartawan, Senin (5/2) mengatakan, pendistribusian air bersih kurang lancar sejak lama. Dan puncaknya satu pekan terakhir, ada beberapa pelanggan dari daerah berbeda yang mengeluh. Seperti di Kelurahan Bandung Ujung, Mesat Jaya, dan Kelurahan Megang.

“Sering dikeluhkan tapi tidak pernah ada solusi. Seharusnya legislatif dan eksekutif harus segera mungkin mencari jalan keluarnya, kalau masalah sumber air Lubuklinggau dikelilingi sumber air. Kalau Sumber Daya Manusia (SDM) tidak ada masalah, yang bermasalah itu SDM-nya,” ungkap Ali Permana.

Diakui Ali Permana, ia selalu berkoordinasi dengan Kabid Teknik PDAM-TBS Kota Lubuklinggau alasannya selalu sama mesin pompa. Untuk mesin pompa bukannya, Walikota Lubuklinggau sudah membeli satu mesin pompa.

“Kami minta ada solusi nyata,” ucap Ali Permana.

Sementara itu, Kabid Teknik PDAM-TBS Kota Lubuklinggau, Hadi Purwanto mengaku bahwa kurang optimalnya layanan ini bukan masalah pompa, tapi beberapa waktu ada pipa pecah di Sungai Apur Kecamatan Binduriang Padang Ulak Tanding (PUT).

“Untuk pompa sudah terpenuhi, kemarin ada pipa pecah makanya ada beberapa daerah yang tidak bisa dialiri. Kita perbaiki, satu hari maksimal lagi seperti biasa, tinggal yang dataran tinggi saja karena kita masih menggunakan sistem gravitasi,” jelas Hadi Purnomo.(13)

Komentar

Rekomendasi Berita