oleh

Pelatnas Garuda Muda Tanpa Indra Sjafri

JAKARTA – Sudah satu pekan lebih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia menjalani pemusatan latihan (pelatnas) di komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri, pelatnas itu sendiri diperuntukkan sebagai persiapan tiga agenda besar di tahun 2019. Ketiga ajang itu di antaranya Piala AFF U-22 di Kamboja, 17 Februari sampai 2 Maret, Kualifikasi Piala Asia U-23 (22-26 Maret), serta SEA Games 2019 di Filipina (30 November-10 Desember).

Sejak dimulai pada Senin (7/1) lalu, pelatih Indra Sjafri telah memanggil 38 pemain untuk mengikuti pelatnas. Akan tetapi hingga pekan pertama berakhir pada Sabtu (12/1) kemarin, baru 35 pemain yang hadir dalam pelatnas tersebut.

Ketiga pemain yang hingga kini belum mengikuti pelatnas tersebut adalah Ezra Walian, Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani. Ketiganya dikabarkan masih belum bisa memenuhi panggilan untuk mengikuti pelatnas lantaran masih membela klubnya yang sudah menjalani kompetisi di luar negeri.

Namun hal itu dimaklumi oleh Indra Sjafri yang menilai ketiga pemain itu masih terus beraktifitas di kompetisi pertandingan sepak bola. Berbeda dengan para pemain yang membela klub nasional yang saat ini masih dalam suasana libur kompetisi.

Selain itu, pada pekan pertama kemarin juga Indra, telah mengambil keputusan untuk memulangkan tiga pemain dari pelatnas. Ketiga nama yang terpaksa dipulangkan adalah dua gelandang, Dalmiansyah Matutu dari Arema FC, Yoga Pratama (PSIM Yogyakarta) serta penjaga gawang PSM Makassar, Hilman Syah.

Meski demikian, bersamaan dengan keputusan yang diumumkan pada Sabtu (12/1) lalu, pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 itu juga telah memanggil tiga pemain lain untuk menggantikan pemain yang dikembalikan ke klub itu.

Pemain-pemain tersebut adalah penjaga gawang Borneo FC, Nadeo Argawinata dan dua gelandang dari Arema FC dan Persib Bandung U-19 yakin, Jayus Hariono serta M Syafril Lestaluhu.

Namun, di pekan ketiga tepatnya pada Senin, 21 Januari 2019, mendatang Pelatnas Timnas Indonesia U-22 dipastikan tanpa pelatih kepala Indra Sjafri. Ya, mantan pelatih Bali United itu berencana aka meninggalkan skuat Timnas Indonesia U-22 untuk bertolak ke Spanyol.

Jangan salah paham dulu, pelatih kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 itu bertolak ke negeri Matador itu bukan untuk menjadi pelatih di suatu klub di sana. Namun Indra ingin menuntaskan kursus lisensi pelatih Pro AFC di sana.

Rencananya Indra, akan meninggalkan pelatnas Timnas Indonesia U-22 selama lima hari, mulai dari 21 hingga 26 Januari 2019, meski pada dasarnya kursus lisensi pelatih Pro AFC sesungguhnya berlangsung selama 10 hari.

“Ya, sebenarnya kalau A Pro modul 5 itu 10 hari. Akan tetapi, saya mendapatkan izin agar bisa menjalani kursus itu selama 5 hari. Kebetulan sebelumnya, akhir tahun 2018, saya sudah ke Juventus selama 10 hari,” ujar Indra setelah sesi latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1) kemarin.

Meski demikian dipastikan, dengan absennya Indra, tidak akan mengganggu proses pelatnas. Ya, sampai Indra kembali ke Tanah Air, pelatnas akan dipegang oleh para asisten pelatih Indra yakni Yunan Helmi, Hendro Kartiko, Nova Arianto dan Nursaelan Santoso.

“Saya tidak akan liburkan para pemain karena selama saya pergi akan ada sejumlah asisten yang menangani sementara Timnas Indonesia U-22,” tutur Indra.

Di sisi lain, Indra juga menuturkan tentang terkait sulitnya membenahi kualitas pertahanan Timnas Indonesia U-22. Dia mengaku, tidak mudah menentukan pemain yang cocok untuk meningkat kinerja di lini belakang Garuda Muda. Meski demikian, Indra menegaskan akan tetap berusaha meningkatkan kemampuan anak asuhnya demi menjaga memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia di setiap pertandingannya.

“Setiap hari kami berlatih bagaimana menyerang, transisi dan juga bertahan. Bahkan, kami juga lakukan perbaikan. Namun, tidak semudah membalikkan telapak tangan, khususnya dalam pertahanan,” tutur Indra.

Meski demikian, Indra mengaku telah mengantongi beberapa pemain lini belakag yang dipastikan akan menjadi bagian dari skuat Timnas Indonesia U-22 pada Piala AFF U-22 2019 di Kamboja, 17 Februari, mendatang. Hanya saja Indra belum mau mneyebutkan siapa saja pemain-pemain tersebut.

“Perkembangannya saat ini masih bertahap, moga nanti di pekan ketiga atau keempat, kami sudah punya tim yang akan turun di Piala AFF. Namun, sudah ada beberapa pemain yang sudah bagus dan mereka dipastikan akan menjadi bagian dari tim ini,” tukas Indra.

Sementara itu, bek kiri Persija Jakarta yang saat ini menjadi bagian dalam pelatnas Timnas Indoneia U-22, Anan Lestaluhu menegaskan, dirinya tak terlalu memikirkan persaingan dalam seleksi skuad Garuda Muda . Justru sebaliknya, dia hanya ingin menikmati di setiap harinya bersama para pemain-pemain hebat Indonesia di usianya yang tergabung dalam pelatnas Timnas Indonesia U-22.

“Saya pikir, kita tidak merasakan adanya persaingan di pelatnas ini. Mereka yang lebih berpengalaman di sini baik dan semuanya saling berbagi ilmu. Adaptasi saya juga enak. Saya ambil sisi positifnya saja, jadi bisa melupakan persaingan itu,” tutur keponakan Ramdani Lestaluhu itu.

Hal yang sama juga diungkapkan gelandang Persib Bandung U-19, Muhammad Syafril Lestaluhu. Menurut wonderkid tim berjuluk Maung Bandung itu, dia hanya ingin menikmati statusnya sebagai salah satu pemain yang menjadi bagian dari pelatnas Timnas Indonesia U-22.

“Saya senang dan bersyukur dapat kesempatan untuk ke Timnas walaupun baru pertama kali. Persaingan dalam sepak bola itu memang ada, namun enjoy saja. Tidak ada pemain terbaik di sini karena semuanya sama dan bagus-bagus di sini,” tutur Syafril.

Kini pelatnas Timnas Indonesia U-22 diikuti oleh 38 orang minus tiga pemain yang masih berkiprah diluar negeri seperti Ezra Walian, Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani.

Proses seleksi skuad Garuda Muda ini sendiri sudah memasuki pekan kedua, mulai Senin (14/1) kemarin. Rencananya, skuad Garuda Muda akan dikerucutkan menjadi 30 pemain pada Sabtu (19/1). (gie/fin/wsa)

Rekomendasi Berita