oleh

Pelanggar Terbanyak Tak Pakai Helm

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Helm merupakan kelengkapan berkendara yang sangat penting untuk pengaman kepala. Tapi tampaknya pengendara masih mengabaikannya.

Terbukti banyaknya pelanggar tak gunakan helm dalam operasi Zebra selama 14 hari sejak 1 sampai 14 November digelar serentak di seluruh Indonesia. Termasuk jajaran Satlantas Polres Rejang Lebong.

“Pelanggar terbanyak dalam operasi zebra yakni mereka tidak menggunakan helm,” tegas Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi melalui Kasat Lantas, AKP Kusman Jaya, Selasa (15/11).

Dijelaskan Kasat Lantas, dengan tidak menggunakan helm, petugas memberikan tindakan berupa tilang.

Ia pelanggar tidak menggunakan helm khususnya pengendara sepeda motor, bukan hanya pengemudi, namun juga pembonceng kendaraan tersebut.

“Pelanggar ini ada yang pengendaranya tidak menggunakan helm, termasuk pemboncengnya,” papar Kusman Jaya.

Dijelaskan Kasatlantas, selama operasi Zebra, pengendara yang melanggar sebanyak 939.

“Selain terbanyak tidak menggunakan Helm juga banyak pengendara yang bermuatan lebih dari kapasitas seperti berboncengan lebih dari 2 orang,” paparnya.

Kemudian, pelanggar banyak melawan arus, tidak menggunakan sabuk keselamatan pada kendaraan roda empat dan selebihnya tidak membawa surat-menyurat seperti SIM dan STNK. Menurut Kasat Lantas, angka pelanggaran lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong saat ini mengalami tren peningkatan dibandingkan dengan tahun 2016.

“Dengan meningkatnya pelanggaran lalu lintas kita akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan arahan agar melengkapi surat maupun kelengkapan kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” katanya.

Masih menurut Kasat, melengkapi surat dan kelengkapan kendaraan merupakan upaya untuk mengurangi angka kecelakaan. Sebab, katanya, salah satu kecelakaan terjadi dan korban meninggal dunia salah satu disebabkan karena tidak menggunakan helm. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita