oleh

Pelanggar Operasi Zebra Didominasi PNS

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Selasa (14/11), Operasi Zebra berakhir. Alhasil, 581 pengendara pun ditilang, dan 51 teguran. Namun dari ratusan pelanggaran itu, operasi yang digelar selama 14 hari atau sejak tanggal 1 November itu, didominasi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Paling banyak PNS, melakukan pelanggaran administrasi, seperti tidak bawah STNK,” jelas AKP Dani Prasetya SIK, Kasat Lantas Polres Lahat, mewakili Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK. Hanya saja, Dani tidak mengetahui angka PNS yang melakukan pelanggaran lalu lintas itu.

Dani menjelaskan, untuk pelanggaran kendaraan roda dua sebanyak 425, dengan rincian tidak 57 menggunakan helm, 30 melawan arus, 33 rambu larangan putar, delapan rambu larangan putar arah, 143 STNK dan 153 kelengkapan kendaraan.

“Sedangkan mobil, 32 tidak menggunakan sabuk keselamatan, dua rambu larangan putar, 17 TNKB, tujuh muatan dan 79 surat menyurat,” jelasnya.

Sedangkan barang bukti yang disita, SIM sebanyak 195, STNK 256 dan kendaraan 131 unit. Dani mengimbau, meski Operasi Zebra telah berakhir, pengguna jalan harus tetap disiplin berlalu lintas.

“Harapan kita, disiplin berlalu lintas bukan dilakukan saat ada operasi saja. Sebab disiplin berlalu lintas itu bukan untuk siapa-siapa, hanya untuk pengguna jalan itu sendiri,” tutupnya.(02)

Komentar

Rekomendasi Berita