oleh

Pelajar Tikam Dada Teman

Tersangka Sempat Dikeroyok Korban

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Anggota Polsek Muara Beliti mengamankan CA (16) pelajar SMPN di Kecamatan Muara Beliti. CA diduga menganiaya RS (16) menggunakan Senjata Tajam (Sajam) jenis pisau.

Warga Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) itu diamankan setelah diantarkan oleh warga dan anggota DPRD Kabupaten Mura, Cahaya Muda bersama orang tua CA pukul 13.30 WIB, Selasa (8/5).

Kejadian penganiayaan ini terjadi di belakang SMPN Muara Beliti, RT 13, Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, pukul 12.00 WIB, Selasa (8/5).

Bermula CA dipanggil RS, RI dan YD untuk bertemu di lokasi. Kemudian CA menemui RS di belakang SMPN Muara Beliti. Tanpa basa-basi RS dan kedua temannya langsung mengeroyok CA dengan cara menerjang, menendang dan memukul.

Karena tidak bisa melawan RS dan kedua temannya, CA mengeluarkan pisau. Melihat CA mengeluarkan pisau dua teman RS yakni RI dan YD melarikan diri.

Namun RS malah menghampiri CA sambil membawa kayu dan berusaha memegang tangan kanan CA yang memegang Sajam menggunakan tangannya. Tetapi CA berhasil melepaskan pegangan tangan RS dan langsung menikam dada RS sebelah kanan sebanyak satu kali.

Melihat RS terluka, CA langsung melarikan diri meninggalkan RS di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Untungnya ada warga yang melihat, dan langsung membawa RS ke Puskesmas Muara Beliti untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat kejadian itu, RS mengalami satu luka tusukan di bagian dada sebelah kanan dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Muara Beliti.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Tri Sopa saat dikonfirmasi, Kamis (10/5), membenarkan kejadian itu, dan CA saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh anggota Polsek Muara Beliti.

Tersangka disangka melanggar, pasal 80 ayat (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(03)

Rekomendasi Berita