oleh

Pelajar SMPN Jadi Sasaran Jambret

Diancam Pakai Pisau Carter

LINGGAU POS ONLINE, LUBUK AMAN – Dalam dua hari ini, dua pelajar jadi sasaran tindak kejahatan. Pertama, korbannya Aura Wulandari (13). Siswi SMPN 3 Lubuklinggau itu tampak syok saat ditemui Linggau Pos, Selasa (5/6) siang di Mapolres Lubuklinggau. Ia baru saja jadi korban aksi penjambretan ketika melintas di sekitar Gedung Olahraga (GOR) Megang, Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Siswi SMPN 3 Lubuklinggau itu menjelaskan, awalnya ia dan beberapa rekan-rekannya mengendarai sepeda motor, menuju Warung Internet (Warnet) di sebelah GOR Megang untuk mengerjakan tugas.

sekitar pukul 11.00 WIB, mereka sempat masuk ke dalam halaman GOR Megang untuk istirahat. Lalu rekan Aura, yakni Ika (13) ingin meminjam Handphone (HP) Android milik Aura.

Aura baru saja memberikan HP-nya pada Ika. Ternyata Aura tak hanya punya satu HP. Lalu HP satunya lagi dipinjam oleh rekannya bernama Safitri (13).

Namun, tiba-tiba datang seorang tak dikenal (OTD) mengancam Aura dengan mengacungkan senjata tajam jenis pisau carter ke Aura dan kawan-kawan.

OTD yang tak bersebo itu langsung merampas dua HP jenis Android milik Aura yang dipinjam Ika dan di tangan Sapitri (15).

Kemudian penjambret langsung lari ke hutan tanpa menggunakan kendaraan.

Aura dan rekan-rekannya sempat mengejar tersangka. Tetapi lelaki itu hilang tanpa jejak.

Dari kejadian ini, Aura menanggung kerugian sampai Rp 4 juta. Peristiwa yang dialaminya itu telah dilaporkan ke Polres Lubuklinggau.

Sementara Senin (4/6) pukul 22.15 WIB, seorang siswi SMPN bernama Umur juga jadi korban aksi penjambretan di Jalan Garuda Lorong SMKN 2 Lubuklinggau, RT 05 Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Saat itu korban bersama rekan-rekannya asyik main Facebook (FB) di pinggir Jalan Garuda Lorong SMKN 2 Lubuklinggau.

Tiba-tiba tersangka AM (23) dan PR (24) mengendarai sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam berhenti di dekat korban.

AM turun dari sepeda motornya dan langsung menghampiri korban dengan berpura-pura menanyakan seseorang. Saat korban sedang bingung, secara tiba-tiba tersangka langsung merampas HP jenis Samsung milik korban.

Pelaku berusaha lari dengan sepeda motornya. Tetapi korban langsung menarik bagian belakang sepeda motor tersangka berteriak minta tolong. Akibatnya sepeda motor yang dikendarai tersangka terjatuh, secara kebetulan Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat melintas di lokasi, lalu meringkus tersangka AM.

AM (23) diringkus anggota Polsek Lubuklinggau Barat pukul 22.30 WIB, Senin (4/6). Warga Kampung Empat Desa Satan, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) itu hingga kini mendekam di Polsek Lubuklinggau Barat.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofian Hadi, Selasa (5/6), saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus seorang tersangka AM. Saat diperiksa tersangka mengakui perbuatannya bersama PR yang merupakan tetangga satu desa yang sekarang masih buron.

Saat menangkap AM, petugas juga berhasil menemukan barang bukti (BB) satu buah HP Samsung Galaxy Mega II, dan satu unit sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam tanpa Nopol.

Menurut Sofyan Hadi, AM dijerat Pasal Pasal 365 KUHP, dengan ancaman pidana penjara sembilan tahun.(04/AE03)

Rekomendasi Berita