oleh

Pelajar Harus Miliki Semangat Juang

LINGGAU POS ONLINE, TABA JEMEKEH – Hari ini (10/11), dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, MAN 2 Lubuklinggau memperingatinya dengan melaksanakan upacara bendera yang diikuti seluruh siswa, guru dan staf MAN 2 Lubuklinggau.

10 November 2017, Indonesia telah berumur 72 tahun dari sejarah pertempuran mempertahankan kemerdekaan di Surabaya. Ini sejarah Hari Pahlawan yang tidak boleh hilang dari ingatan kita sebagai penerus para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Hal ini diungkapkan langsung Kepala MAN 2 Lubuklinggau, Saipul Basin saat diwawancarai wartawati koran ini di ruang kantornya, Kamis (9/11). Beliau juga mengatakan jika dulu para pejuang mempertahankan kemerdekaan dari para penjajah dengan semangat yang tinggi, pantang menyerah dan susah payah melawan para penjajah dengan taruhan harta, keluarga dan nyawa.

“Di era modern saat ini, ia mengajak seluruh pelajar dan kita semua penerus para pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan sepatutnya memperingati Hari Pahlawan ini. Karena, momentum inilah kita dapat mengenang jasa-jasa mereka yang telah gugur di medan perjuangan demi mempertahankan kemerdekaan,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, menjadi pahlawan pada era modern saat ini tentu tidak begitu berat seperti para pahlawan dulu. Saat ini kita hanya diharuskan untuk menjauhi dan menghindari hal-hal negatif dan terus semangat berjuang mempertahankan kemerdekaan sesuai dengan profesi atau bidangnya.

“Terkhusus untuk para pelajar, yang harus memiliki semangat juang yang tinggi seperti para pahlawan, agar bisa menjadi generasi yang membanggakan dan ikut memajukan bangsa dan Negara Indonesia. Serta menjauhkan negeri kita ini dari pengaruh buruk dan jajahan bangsa asing tanpa kita sadari. Semangat juang yang dimaksud adalah semangat menjauhi narkoba dan hal negatif lainnya, semangat berprestasi, semangat juang belajar, dan lainnya,” jelasnya.

Mengenai pahlawan yang menjadi favoritnya, Saipul juga mengungkapkan bahwa Jenderal Sudirman adalah pahlawan favorit dan yang menjadi inspirasinya selama ini.

“Semua pahlawan saya kagumi, tetapi Jenderal Sudirman lebih menginspirasi bagi saya, karena perjuangannya dulu sangat luar biasa, semangatnya dalam menumpas penjajah dan yang menginspirasi saya. Di biografi beliau yang saya baca, bahwa Jenderal Sudirman adalah yang juga sosok guru ini tidak pernah lepas dari air wudhu. Beliau selalu suci di mana pun, dan setiap mengambil keputusan, beliau selalu salat terlebih dahulu,”jelasnya.

Pada kesempatan ini, Saipul mengajak seluruh masyarakat agar dapat memaknai peringatan Hari Pahlawan untuk terus mengingat pengorbanan dan jasa para pahlawan dan dapat menerapkan semangat para pejuang untuk bekerja sesuai dengan profesi masing-masing dan dengan sebaik-baiknya, untuk kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia.

“Kepada pelajar, khususnya pelajar MAN 2 saya berpesan agar tidak melupakan para pahlawan dan dapat mengimplementasikan semangat berjuang dan rasa cinta tanah air. Karena dengan begitu, pelajar akan dengan bersungguh-sungguh dalam belajar dan meraih prestasi dan akan menjauhi hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan bangsa Indonesia,” harapnya. (AE02)

Komentar

Rekomendasi Berita