oleh

Pekerja DMIL Beri Waktu Pemkab Muratara 2 Hari

LINGGAU POS ONLINE – Para pekerja PT Dendy Marker Indah Lestari (DMIL) yang melakukan unjuk rasa di Pemkab Musi Rawas Utara (Muratara), memberikan waktu selama dua hari kepada pemerintah untuk menyelesaikan persoalan mereka.

Awalnya ratusan pekerja PT DMIL melakukan unjuk rasa di Kantor Pemkab Muratara, Selasa (13/8/2019) pagi.

Kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan kepada Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, karena PT DMIL telah melanggar peraturan yang tertera di UU Ketenagakerjaan.

Berdasarkan keterangan Hendri Johan ketua PUK SPSI PT DMIL kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan karena adanya keputusan sepihak dari perusahaan PT DMIL.

“Kami sudah menyelesaikan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) beberapa bulan lalu, berdasarkan UU Ketenagakerjaan, setelah PKWT kami sudah harus menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT),” katanya.

Namun lanjutnya, bukannya diangkat menjadi karyawan PKWTT rekanan mereka sebanyak 30 orang diputuskan kerjanya secara tidak hormat.

“Karena kami meminta diangkat menjadi PKWTT rekan kami malah dipecat secara tidak manusiawi” sampainya.

Pihaknya berharap pemerintah dapat menyelesaikan permasahan ini karena hal terbuat sangat merugikan karyawan yang merupakan masyarakat Muratara warga dari Bupati Muratara.

Kedatangan mereka direspon cepat oleh Sekretaris Daerah Muratara Alwi Roham. Sekda mengajak perwakilan pengujuk rasa untuk lakukan permbicaraan di ruangan Bina Praja.

Hasil dari pertemuan tersebut, pengujuk rasa memberikan waktu selama dua hari kepada Pemkab Muratara untuk melakukan pembicaraan dengan pihak perusahan, upaya menyelesaikan permaslahan yang terjadi.

Sementara Sekda, menegaskan pihaknya melakukan pemanggilan kepada perwakilan perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan, untuk melakukan mediasi dengan pihak pekerja. (*)

Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita