oleh

PDI-Perjuangan Selektif Jaring Bacaleg

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Sekretaris DPC PDI-Perjuangan, Hambali Lukman menegaskan untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, pihaknya lebih selektif dalam menjaring Bakal Calon Legislatif (Bacaleg). Tujuannya, agar target PDI-Perjuangan merebut kursi pimpinan DPRD terwujud.

Di PDI-Perjuangan tidak ada lagi istilah Bacaleg asal-asalan untuk memenuhi kuota. Semua yang mendaftarkan diri untuk menjadi Bacaleg, harus diverifikasi oleh tim DPC, DPD hingga DPP. Dan mereka sejak awal sudah berkomitmen, siap untuk dicalonkan atau tidak dicalonkan ketika dinilai tidak layak untuk menjadi Bacaleg dari PDI-Perjuangan.

“Kita tidak mau asal-asalan dalam merekrut Bacaleg. Target kita dari DPP, 20 persen dan target DPC merebut kursi pimpinan DPRD, atau minimal per Daerah Pemilihan (Dapil) satu kursi. Untuk memenuhi target itu kita lebih selektif,” tegas Hambali.

Selain itu, para politikus PDI-Perjuangan lebih memperhatikan saat pemetaan wilayah. menghindari adanya penumpukan Bacaleg potensial atau satu keluarga, yang bisa berdampak pemecahan suara. Saat ini dari 150 persen Bacaleg yang mendaftar, 100 persen dari kader PDI-Perjuangan dan 50 persen dari masyarakat umum.

“Pemerataan juga kita lakukan lebih hati-hati,” ungkapnya.

Saat ini masa pendaftaran Bacaleg sudah rampung. Berkas Bacaleg yang masuk, akan diverifikasi kelengkapan berkasnya, sebelum diajukan ke pengurus DPD dan DPP untuk kembali diseleksi.

“Para Bacaleg akan diseleksi secara internal dulu. Verifikasi juga dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari DPC, DPD hingga DPD. Nanti juga masing-masing Bacaleg akan mengisi form yang diberikan oleh DPP. Form yang mereka isi, menjadi salah stau pertimbangan penilaian DPP,” jelasnya.

Dalam melaksanakan tugas partai untuk memenangkan Pilkada juga menjadi bahan penilaian Bacaleg. Semua Bacaleg dilihat, mampu atau tidak meraih simpati masyarakat untuk memilih Pasangan Calon (Paslon) Walikota maupun Gubernur yang diusung PDI-Perjuangan. Kalau untuk memenangkan Pilkada saja belum mampu, bagaimana dinyatakan layak untuk menjadi Bacaleg.

“Intinya semua Bacaleg harus bekerja maksimal, untuk bersama-sama memenangkan PDI-Perjuangan,” tegasnya. (13)

Rekomendasi Berita