oleh

Pasutri Dituntut Hukuman Berbeda

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Pasangan Suami Istri (Pasutri) Hendri Fauzi (34) dan Lucky Andiri (31), dituntut berbeda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumar Herti SH. Hendri dituntut tiga tahun enam bulan sedangkan Tri Lucky dituntut satu tahun.

Demikian terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Kamis (20/9). Menurut JPU, Hendri melanggar pasal 363 KUHP, sedangkan Tri Lucky Andiri melanggar pasal 480 KUHP.

Hendri menurut JPU, terbukti mencuri di kediaman Farida Mayasari di Jl Nangka Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, pada Januari 2018 pukul 20.00 WIB. Sedangkan Tri menjual barang-barang hasil pencurian tersebut.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Indra Lesmana SH, didampingi hakim Syahreza Papelma dan hakim Andi Barkan, SH MH dengan Panitera Pengganti (PP) Rahmad Wahyudi SH, kedua terdakwa meminta keringanan hukuman. Majelis hakim kemudian menunda sidang, dengan agenda sidang lanjutan vonis.

Terungkap dalam sidang sebelumnya, perkara yang menyeret kedua terdakwa ke balik jeruji, terjadi Januari 2018 pukul 20.00 WIB. Terdakwa Hendri Fauzi, warga Dusun I Desa Tabah Renah Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura) membobol rumah Farida Mayasari di Jl Nangka Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Hendri Fauzi berhasil masuk rumah korban lewat jendela dengan cara mendongkelnya. Hendri Fauzi berhasil mengambil satu unit laptop merek Acer dan satu unit laptop merek Asus warna hitam masing-masing ukuran 14 inch berikut dengan charger laptop, serta satu unit TV jenis LED 29 inch.

Juga mengambil satu unit blender biasa dan satu unit blender daging merek Miyako, lalu satu unit kamera poket merek Sony, dan tabung gas 3 Kg. Juga diambil buku tabungan Bank Mandiri, satu set kunci motor dan STNK motor Yamaha Mio, satu set kunci kantor serta uang tunai Rp 300 ribu. Barang curian tersebut dimasukkan ke dalam kain kemudian dibawa ke kontrakan terdakwa.

Pukul 05.30 WIB terdakwa menemui istrinya Tri Lucky warga Jl Maluku Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Keduanya bertemu di rumah temannya Herlinda.

Hendri Fauzi meminta kepada terdakwa Tri Lucky untuk menjual barang-barang sebagai modal pergi ke Padang. “Kau jual barang-barang ini untuk modal kita pegi, agek kito bertemu di Singkut”.

Lalu Hendri Fauzi menyerahkan TV, blender dan satu laptop merek Acer. Sedangkan Hendri Fauzi membawa laptop merek Asus. Pukul 12.00 WIB, Tri Lucky berangkat menuju Singkut Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi, dengan travel. Tidak lama kemudian Hendri Fauzi bertemu dengan Tri Lucky di Singkut. Selanjutnya pukul 16.00 WIB Hendri Fauzi dan Tri Lucky naik bus ALS tujuan Padang.

Setelah lebih kurang satu bulan di Padang, terdakwa Hendri Fauzi dan Tri Lucky pulang ke Kota Lubuklinggau, dan tidak lama keduanya ditangkap anggota Polsek Lubuklinggau Utara. Akibat perbuatan terdakwa, korban Farida Mayasari mengalami kerugian tidak kurang dari Rp10.000.000.(cw1)

Rekomendasi Berita