oleh

Pasutri Asal Muratara Terancam Hukuman Mati

LINGGAUPOS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Musi Rawas, Selasa (27/10/2020) memusnahkan sabu-sabu 2.988 gram.

Pemusnahan dihadiri Pjs Bupati Musi Rawas Ahmad Rizali, perwakilan dari Kejari Lubuklinggau, Pengadilan Negeri Lubuklinggau dan Polres Musi Rawas.

Sabu dimusnahkan dengan cara dicampur air dan deterjen kemudian diblender. Selanjutnya dibuang di septik tank.

Kepala BNN Musi Rawas Hendra Amoer menjelaskan sabu-sabu yang diamankan dari jaringan internasional.

Ada empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini. Yakni, AG (23) dan EH (38) keduanya warga Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kemudian, pasangan suami isteri EE alias D (40) dan DS alias T (30), warga Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara.

Keempatnya diamankan yang dilaksanakan dalam operasi Selasa (13/10/2020) malam hingga Rabu (14/10/2020) dinihari.

Dijelaskan Hendra Amoer, pasutri EE dan DS memesan sabu tersebut dari Malaysia. Kemudian dikirim dalam kemasan teh cina. Sementara EG dan EH bertugas sebagai kurir yang mengambil sabu.

“Dalam kasus ini, para terancam hukuman mati atau maksimal seumur hidup. Yakni Pasal 114 ayat 2, Jo to 112 Ayat 1, 112 Ayat 2 Undang Undang Narkotika No 53 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Terpisah Pjs Bupati Musi Rawas H Ahmad Rizali mengapresiasi penegak hukum yang telah berhasil mengamankan sabu lebih kurang 2 Kg.

“Kami harapkan tersangka dihukum sesuai dengan apa yang telah dilakukan.
Kemudian kami imbau kepada para Camat, Lurah dan Kepala Desa terus monitor, jika ada masyarakat Musi Rawas yang mengunakan narkoba mohon dilaporkan dengan pihak yang berwajib,” tegasnya. (*)

Rekomendasi Berita