oleh

Pasien Sakit Jiwa di Lubuklinggau Meningkat

LINGGAU POS ONLINE – Sejak 2017 hingga kini, terjadi peningkatan jumlah pasien jiwa (baca tabel). Tahun 2017 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau mencatat ada 202 pasien jiwa, lalu 2018 naik jadi 300 orang dan 2019 meningkat lagi jadi 323 orang yang masuk kategori pasien jiwa.

Data ini dipaparkan dr  Jeannita Sri A Purba selaku Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) dalam Sosialisasi Kesehatan Jiwa Bagi Lintas Program/Lintas Sektor Tingkat Kota Lubuklinggau di Hotel Burza Lubuklinggau, Rabu (24/4).

Berdasar capaian standar pelayanan maksimal kesehatan jiwa tahun 2018 ada 211 orang dengan Orang Derita Gangguan Jiwa (ODGJ) berat di Kota Lubuklinggau. Mayoritas terdeteksi oleh petugas di Puskesmas Petanang, sebanyak 41 orang.

Berdasar diagnosanya, ODGJ ini banyak menderita Skizofrenia. Dalam Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa III skizofrenia merupakan sindrom dengan penyebab yang bervariasi. Gangguan tersebut menyebabkan penderita mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir dan perubahan perilaku.

Dr Jeannita Sri A Purba menjelaskan, beberapa faktor penyebab seseorang mengalami gangguan jiwa bisa karena keturunan, pengaruh lingkungan, pola asuh orang tua, kemampuan memecahkan masalah serta dikarenakan pemakaian narkoba.

Penemuan kasus ODGJ dapat dilakukan dengan semakin baik dengan adanya Pendekatan Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK). Kegiatan tersebut dengan melakukan pendataan ke rumah-rumah warga oleh Puskesmas dengan 12 indikator utama untuk penanda status kesehatan sebuah keluarga.

Namun sejauh ini regulasi penanggulangan masalah kesehatan jiwa tersebut belum optimal karena masih kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih dalam pelayanan kesehatan jiwa. Juga belum optimalnya pengelola program di puskesmas dalam menjalankan program kesehatan jiwa, serta masih ada gap besar dalam pengertian masyarakat untuk membawa ODGJ berobat ke Puskesmas.

Masalah kesehatan jiwa tentunya dapat dicegah melalui lima langkah atau yang disebut CERIA. C yakni Cerdas intelektual, emosional dan spiritual, E yakni Empati dalam berkomunikasi efektif, R yakni Rajin beribadah sesuai agama dan keyakinan, I yakni Interaksi yang bermanfaat bagi kehidupan dan A yakni Asah, Asih, dan Asuh Tumbuh Kembang dalam keluarga dan masyarakat. (cw5/lik)

TABEL

Pasien Jiwa Per Kecamatan:

Lokasi                                     2017      2018     2019

Lubuklinggau Barat I          41          46          46

Lubuklinggau Barat II         18          40         44

Lubuklinggau Utara I          40         65          65

Lubuklinggau Utara II         18         41          45

Lubuklinggau Timur I         24         22          26

Lubuklinggau Timur II       36         38          38

Lubuklinggau Selatan I       11          16          16

Lubuklinggau Selatan II     14          32          43

Jumlah                                   202       300       323

Rekomendasi Berita