oleh

Pasien dan Warga Binaan Juga Nyoblos

PANITIA Pemungutan Suara (PPS) 05, Kelurahan Pasar Pemiri, Lubuklinggau Barat II jemput bola melayani pasien RS Dr Sobirin untuk ikut mencoblos, Rabu (27/6).

Para pasien diharap aktif berpartisipasi dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan dan Pemilihan Walikota Lubuklinggau tahun 2018.

Kepada Linggau Pos, Ketua TPS 5 Kelurahan Pasar Pemiri, Indra Jaya membenarkan, TPS yang ketuainya itu memang diutus untuk membantu melayani pasien RS dr Sobirin dalam pemungutan suara Pilkada Serentak 2018.

“Jika tahun-tahun lalu ada tambahan TPS di rumah sakit, tahun ini kita yang langsung jemput bola mendatangi setiap pasien di RS dr Sobirin yang sebelumnya telah kami data pada Selasa (26/6),”ungkap Indra Jaya.

Hanya saja, lanjutnya, selain sudah terdaftar dalam data pemilih di Rumah Sakit, Pasien yang akan menyalurkan hak pilihnya cukup memiliki formulir pindah pilih atau A-5 saja dan KTP atau Kartu Keluarga (KK) untuk ditunjukkan kepada panitia pada saat pemilihan keliling dilakukan.

Tepat pukul 11.30 WIB, KPPS TPS 5 Kelurahan Pasar Pemiri yang bertugas, yang didampingi Ketua RT 5 Kelurahan Pasar Pemiri, pengawas dan saksi dari masing-masing pasangan calon berkeliling sambil membawa surat suara dan kotak suara di RS dr Sobirin mulai dari ruang Unit Gawat Darurat (UGD), ruang rawat inap kelas 1, kelas 2, ruang isolasi hingga ruang paviliun untuk membantu melayani pasien yang ingin mencoblos.

Usai melaksanakan jemput bola, Ketua RT 5 Keluarahan Pasar Pemiri, Heriyono menjelaskan bahwa dari jumlah 18 pasien yang telah didata oleh pihak KPPS, hanya 5 pasien yang sah melakukan pencoblosan.

“13 pasien lainnya tidak bisa melakukan pencoblosan dengan alasan ada yang tidak mengurus form A5, tidak bawak KTP, sudah nyoblos di tempatnya, dan ada yang sudah pulang,”jelasnya.
Untuk TPS 5 Kelurahan Pasar Pemiri, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 355 pemilih dengan 177 laki-laki dan 178 perempuan. Surat suara yang disediakan 366 untuk surat suara pilwakot dan 364 surat suara pilgub.

Setelah hasil perhitungan suara, TPS 5 Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II, paslon walikota dan wakil walikota H Prana Putra sohe dan H Sulaiman Kohar unggul sementara dengan perolehan suara 161 mengungguli Paslon Rustam-Riesky dengan perolehan suara 78 dan paslon Toyeb dan Sofyan perolehan 5 suara, serta ada 7 surat suara yang tidak sah.
Sedangkan untuk Pilgub Sumsel, Paslon No 4 unggul dengan perolehan suara 95, sedangkan paslon no 1 peroleh 49 suara, no 2 37 suara dan no 3 60 suara.

*** 53 Warga Binaan Lapas Ikut Nyoblos

Sementara 85 narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas II A Lubuklinggau yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) melakukan pencoblosan Pilkada Provinsi Sumatera Selatan dan Pemilihan Walikota Lubuklinggau tahun 2018 ini.

Pelaksanaan pencoblosan dilaksanakan di Aula Lapas Kelas II A Lubuklinggau, yang tahun ini tidak ada TPS khusus melainkan petugas TPS 5 Kelurahan Ulak Lebar mendatangi Lapas pada pukul 12.00 WIB, agar para WBP bisa menyalurkan hak pilihnya.

“Iya, Pilkada Serentak kali ini di Lapas Klas II.A tidak ada TPS khusus, jadi petugas TPS 5 Ulak Lebar datang ke Lapas, karena data warga binaan kita terdaftar di DPT TPS 5 Ulak Lebar,”ungkap Penanggung Jawab Pelaksanaan Pencoblosan di Lapas kelas II A Lubuklinggau, Hardiman.

Dari 85 WBP Lapas kelas II A Lubuklinggau yang terdaftar pada DPT TPS 5 Ulak Lebar, hanya sebanyak 53 orang diantaranya 50 laki-laki dan 3 perempuan yang melakukan pencoblosan pada Rabu (27/6). Hal ini dikatakan langsung oleh ketua TPS 5 Kelurahan Ulak Lebar H Jundahri yang dibenarkan juga oleh penanggung jawab pelaksanaan pencoblosan di Lapas kelas II A Lubuklinggau, Hardiman.

“Bersyukur pelaksanaan pencoblosan di Lapas berjalan dengan lancar, namun hanya saja dari 85 WBP yang telat terdaftar dalam DPT kita, hanya 53 orang yang melakukan pencoblosan, 32 orang lainnya tidak ikut mencoblos karena beberapa telah bebas dan mutasi ke Lapas lain,”ungkap H Jundahri.

Jundahri juga menambahkan bahwa 85 WBP Lapas kelas II A Lubuklinggau yang terdaftar pada DPT TPS 5 Ulak Lebar semuanya berasal dari kota Lubuklinggau.

“Untuk jumlah pemilih yang terdaftar di DPT TPS 5 Kelurahan Ulak Lebar sebanyak 542 orang, sedangkan surat suara yang disediakan berjumlah 550 untuk pemilihan walikota dan 550 untuk gubernur,”tuturnya.

Dan setelah hasil perhitungan suara, TPS 5 Kelurahan Ulak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Paslon Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau Nomor Urut 2 H Prana Putra sohe dan H Sulaiman Kohar unggul dengan perolehan suara 235 suara, sementara Paslon Nomor Urut 2 H Rustam-Riesky memperoleh 181 suara dan paslon Toyeb dan Sofyan perolehan 23 suara, serta ada 6 surat suara yang tidak sah.

Sedangkan untuk Pilgub Sumsel, Paslon Nomor 4 Dodi-Giri unggul dengan perolehan suara 85 suara, disusul Herman Deru – Mawardi dengan perolehan 31 suara. Sementara Paslon Gubernur Nomor Urut 3 memperoleh 34 suara dan Paslon Nomor Urut 5 memperoleh 39 suara. (AE02)

Rekomendasi Berita