oleh

Pasca Bebas, Ahok Bakal Tur 15 Negara

JAKARTA – Polri memastikan tidak ada pengamanan khusus jelang pembebasan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada pasca terperangkap di sel tahanan Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok,Jawa Barat.

Ahok dikabarkan bebas, pada Kamis (24/1) mendatang, setelah dirinya mendapat total remisi 3 bulan 15 hari.

“Tidak ada pengamanan khusus. Gak ada,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol DediPrasetyo saat konferensi press di Mabes Polri kepada awak media, Jumat (18/1).

Menurut Dedi, kalaupun memang ada konsentrasi massa banyak pada hari H, proses pengamanan cukup dari Mako Brimob. “Iya Mako Brimob sudah menyiapkan langkah antisipasi, dan pengamanan cukup dibantu oleh Polsek setempat,” kata jenderal bintang satu tersebut.

Lebih lanjut, Dedi mengklaim pembebasan Ahok akan kondusif. Hal ini dapat dipastikan, setelah yang bersangkutan juga telah menyampaikan kepada para pendukungnya (Ahoker) untuk tidak perlu menjemput.
“Dia sudah sampaikan, kalau mau pulang sendiri, mau happy-happy sendiri. Ya sudah,” ucapny amenirukan apa yang dikatakan oleh Ahok beberapa waktu lalu.

Pengacara Ahok, Ima Mahdiah, mengatakan usai pembebasan, kliennya mendapatkan tawaran tur ke 15 negara.

Negara-negara tersebut dari Asia Tenggara, Taiwan, Hong Kong, Australiia, Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Perancis, Praha, Belgia, dan Kanada.”Saya lagi atur jadwal yang pastinya, itu tur seminar soal diaspora,” terangnya.

Seperti diketahui, Ahok menjalani masa tahanan di Rutan Mako Brimob sejak 9 Mei 2017 sebagai terpidana kasus penodaan agama. Dia divonis dua tahun penjara. (mhf/fin/tgr)

Rekomendasi Berita