oleh

Pasar Tebing Tinggi Macet Total

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Menjelang Lebaran 1439 H, pengunjung kawasan Pasar Tebing Tinggi mengalami peningkatan. Tentu saja salah satu dampaknya, membuat kemacetan total di jalan kawasan Pasar Tebing Tinggi.

Pantauan wartawan, selain adanya peningkatan volume kendaraan jelang lebaran, macet juga disebabkan penyempitan jalan oleh aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL), yang menggelar lapaknya hingga ke badan jalan. Belum lagi pengemudi Becak Motor (Bentor) yang parkir, menaikan dan menurunkan penumpang sembarangan, hingga membuat arus lalu lintas di kawasan Pasar Tebing Tinggi, semakin semrawut.

“Hari biasa saja sering macet, apalagi jelang lebaran. Bakalan benar-benar tidak bisa berjalan kendaraan kalau lewat pasar Tebing Tinggi,” cetus Imam, salah seorang warga Tebing Tinggi.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Empat Lawang, Rafani mengatakan pada Operasi Ketupat Musi 2018 pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder yang terlibat dalam operasi ini, untuk mengalihkan arus Mudik ke Jalan Lingkar Kota, agar para pemudik tidak terjebak macet.

“Jalurnya dari arah Lahat, Talang Banyu, Jalan Poros, Jembatan Kuning, Sekip, Padang Ajan tembus ke Talang Gunung. Dari arah Linggau, demikian sebaliknya,” jelas Rafani.

Untuk arus Mudik sudah mulai terlihat melewati jalanan utama di Kabupaten Empat Lawang. Puncaknya biasanya pada H-3 hingga H-2. Kalau sekarang belum terlihat ada penumpukan.

Sebelumnya, Kepala Dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Empat Lawang, Rudiantoro menegaskan sudah melayangkan surat bagi para pedagang yang berjualan di bahu jalan sepanjang Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum). Jika para PKL ini tidak menggubris atau mengindahkan surat edaran tersebut, pihaknya akan segera melakukan tindakan secara tegas tanpa toleransi lagi.

“Secepatnya kami akan melakukan pengusiran secara paksa,” tegasnya.

Pilihannya Disperindag sudah menyediakan tempat alternatif bagai para PKL yang berjualan di bahu jalan ini, yakni di kawasan Pulo Emass. (10)

Rekomendasi Berita