oleh

Pasar Desa Belum Berikan Kontribusi PAD

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Kabupaten Rejang Lebong, Saupi mengakui sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Rejang Lebong khususnya pasar di pedesaan belum memberikan kontribusi, untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Saupi, belum ada kontribusi dari pasar tradisional di sejumlah desa lantaran saat ini banyak dikelola oleh desa masing-masing.

“Rencana kita akan usulkan untuk penarikan PAD dengan sistem bagi hasil dengan desa setempat,” kata Saupi, Rabu (1/11).

Sistem bagi hasil penarikan PAD khusus untuk pasar-pasar tradisional yang ada di desa, yakni pasar-pasar yang dibangun oleh pemerintah. Sejauh ini, katanya, sudah ada beberapa pasar yang dibangun oleh pemerintah yang ada di desa-desa seperti di Sindang Dataran, Kecamatan Bermani Ulu dan desa lainnya.

Sementara ini UPTD pasar baru menarik retribusi untuk PAD Rejang Lebong pada beberapa pasar saja. Seperti Pasar Atas, Pasar Bang Mego, Pasar De dan Pasar PUT. Target PAD selama setahun ini sekitar Rp 1 miliar.

“Target PAD untuk pasar sekitar Rp 1 miliar dan sudah tercapai sekitar 68 %. Beberapa kategori ditarik untuk PAD seperti retribusi pasar dan sewa los dan lain sebagainya,” tambahnya.

Saupi mengakui akan melakukan relokasi dan pembangunan pada sejumlah pasar. Sesuai dengan program pemerintah pusat 5.000 pasar dan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Rejang Lebong. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita