oleh

Parpol ‘Siap Tempur’

Ketua DPC PDIP Lubuklinggau, Suyitno
“Bisa saja, satu Dapil ada tiga, dua atau satu, intinya target kita delapan kursi..”

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Lubuklinggau, Yani Rizal
“Kader Partai Golkar sudah sangat mempuni dan siap tarung di semua Dapil…”

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Pada 1-3 Juli mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) KPU Kota Lubuklinggau akan mengumumkan pengajuan daftar calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Lubuklinggau. Ini, disampaikan oleh Divisi Program dan data KPU Kota Lubuklinggau, Efrizal, Minggu (22/4).

Kemudian, pada 4 -17 Juli 2018 masing-masing Partai Politik (Parpol) mengajukan daftar calonnya. Selanjutnya, KPU akan melakukan verifikasi pada 5 -18 Juli, dan hasilnya akan disampaikan rentang waktu 19 -21 Juli 2018.

“Seandainya, ada syarat yang kurang dapat melakukan perbaikan dalam rentang waktu 22 -31 Juli 2018. Dan perbaikan tersebut akan diverifikasi lagi pada 1-7 Agustus,” jelas Efrizal.

Pada 8-12 Agustus 2018, akan dilakukan penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS), untuk DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Lubuklinggau, yang akan diumumkan ke masyarakat pada 12 -14 Agustus.

“Di sini, ada kesempatan masyarakat untuk menanggapi DCS, yakni 12-21 Agustus 2018. Bila, ada tanggapan masyarakat, maka kami akan meminta klarifikasi ke Parpol atas tanggapan masyarakat tersebut, dan hasilnya disampaikan ke Parpol,” ungkapnya.

Selanjutnya, bila ditemukan ada yang tidak memenuhi syarat, dapat melakukan perbaikan pada 1-3 September. Dan Parpol dapat mengajukan pergantian pada 4-10 September, dan itu akan langsung diverifikasi pada 11-13 September.

“Esok harinya yakni 14-20 September akan dilakukan penyusunan Daftar Calon Tetap (DCT), dan pada 20 September akan ditetapkan, dan esok harinya baru diumumkan ke masyarakat,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Lubuklinggau, Suyitno mengatakan kalau PDIP sudah menyiapkan kader untuk maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) pada 2019 mendatang. Target yang dicanangkan, yakni 8 kursi yang tersebar di 4 Daerah Pemilihan (Dapil).

Ia mengatakan, saat ini seluruh kader yang akan nyaleg sudah diinstruksikan untuk turun menemui masyarakat, berbuat serta menyosialisasikan semua program yang akan dilakukan saat menjadi anggota Legislatif.

“Insya Allah, kita akan memperoleh delapan kursi. Namun, penyebarannya tidak bisa kita jabarkan secara rinci, karena itu merupakan rahasia internal. Bisa saja, satu Dapil ada tiga, dua atau satu, intinya target kita delapan kursi,” jelasnya.

Hal yang sama, disampaikan oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Lubuklinggau, Yani Rizal kalau Partai Golkar mempunyai target untuk memenangkan Pileg dengan perolehan 12 kursi di legislatif.

Ia mengatakan, kader Partai Golkar sudah sangat mumpuni dan siap tarung di semua Dapil. Bahkan, sudah melakukan sosialisasi yang berkesinambungan untuk mendapatkan simpati masyarakat.

“Bukan hanya itu, kader kita memang sudah siap tarung, dan memang sudah mendapat simpati dari masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Bapilu DPD Partai NasDem Kota Lubuklinggau, Zuibar M Alip mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan tahap penyeleksian Bakal Calon Legislatif (Bacaleg). Masing-masing Dapil, akan dilihat dan tergantung dari kekuatan Bacaleg di setiap Dapil.

“Tentunya langkah pertama kita, dengan menyiapkan orang-orang yang siap bertarung. Lalu, melihat basis masing-masing Bacaleg per Dapil. Namun untuk strategi pindah Dapil, sepertinya belum ada,” ungkap Zuibar, saat dimintai tanggapan, Minggu (22/4).

Lantas, bagaimana dengan salah satu jagoan mereka di Dapil 1, Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan Lubuklinggau Barat II, yang sempat menyatakan tidak kembali mencalonkan diri.

“Di Partai NasDem, semua Dapil menjadi prioritas. Yang bertanggung jawab memenangkan di setiap Dapil pun, bukan mereka yang saat ini duduk menjadi anggota DPRD. Semua Bacaleg harus bertanggung jawab untuk memenangkan. Jangan hanya ikut panjang barisan saja. Makanya kita tidak ada istilah jagoan di Dapil. Semua harus jagoan. Ketika ada salah satu yang tidak mencalonkan diri, ya kita siapkan yang lain, yang sama-sama jagoannya. Makanya semua Bacaleg harus menang,” tegasnya.

Sama halnya, diungkapkan oleh Sekretaris DPC PBB Kota Lubuklinggau, Tomi Mafinal. Saat ini, tahap penjaringan Bacaleg di PBB sudah hampir 70%.

“Sejak awal kami tegaskan, di PBB tidak ada istilah jagoan. Semua Bacaleg harus jagoan dan menang di Dapilnya. Karena target PBB, enam kursi. Smua Dapil harus menjadi prioritas kita,” tegas Tomi.

Lantas, adakah yang pindah Dapil ?

“Tidak ada. Semua Bacaleg, fokus di Dapil-nya masing-masing. Semua Dapil pasti ada jagoannya,” tegasnya kembali.

Terpisah, Ketua DPC PKS Lubuklinggau, H Suhada mengatakan, saat ini kekuatan Bacaleg saat ini gabungan, ada yang di dewan dan lainnya. Untuk Dapil-nya saat ini pindah ke Provinsi Sumsel.

“DPC PKS juga terus mempersiapkan diri untuk menghadapi Pileg 2019 ini, menetapkan target minimal empat kursi. Target tersebut dinilai paling realistis untuk dicapai, yang jelas target yang sudah ditetapkan ini selalu optimis,” ujarnya. (01/13)

Rekomendasi Berita