oleh

Parampok Bawa Kabur Senjata Brimob?

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Kepala PT Wings Food Lubuklinggau, Suhendra mengatakan kalau saat ini belum ada perkembangan sama sekali terkait dengan aksi perampokan di gudang Wings Food.

“Sekarang masih ditangani aparat kepolisian, masih di BAP. Jadi pelakunya belum bisa ditangkap, saya belum update secara keseluruhan, karena di sana ada kepala deponya, Pak Handi,” kata Suhendra kepada Linggau Pos, Kamis (23/11).

Menurut Suhendra, saat ini pihaknya meminta bantuan kepada Polsek Lubuklinggau Utara untuk membantu menjaga keamanan.

Ketika diminta tanggapan apakah ada rencana untuk pemindahan brankas, Suhendra tidak bisa menjawab.

“Kita tidak bisa bicara pemindahan brankas, karyawan kita saja hanya ada beberapa saja yang tahu tempat brankas. Jadi saya tidak bisa open kalau masalah mau dipindahkan atau tidak. Tapi yang jelas, pemindahan tidak semudah itu,” akunya.

Mengenai keterlibatan orang dalam, Suhendra tidak mau menduga-duga.

“Sekarang sedang dalam proses penyelidikan anggota kepolisian, jadi saya nggak enak kalau menduga-duga. Jadi secara keseluruhan kita serahkan ke Polres, dan masih tetap menunggu,” imbuhnya.

Aktivitas di gudang tersebut masih seperti biasa, karyawan masih tetap bekerja dan tidak ada yang diliburkan.

Sementara itu, Polres Lubuklinggau dan Polres Musi Rawas beserta para Kasat, Kanit dan Kapolsek berkumpul di Mapolres Lubuklinggau untuk mengikuti pengarahan yang diberikan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam kesempatan itu, Itwasda Polda Sumsel dihadiri Kombes Pol, A.N Alamsyah mengadakan pertemuan. Diperkirakan pertemuan itu dilakukan untuk menindaklanjuti peristiwa perampokan di PT. Sriwijaya Distribusindo Raya (SDR) Rabu (23/11).

Karena dalam kejadian itu, Danki 1 Detasemen B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumsel di Kota Lubuklinggau, AKP Ojang menjadi korban dan diduga kehilangan Senjata Api (Senpi) jenis HS 9 MM dengan nomor seri 174733 . Senpi tersebut diduga dibawa kabur oleh kawanan perampok.

Kombes Pol, A.N Alamsyah mengatakan bahwa kunjungannya ke Kota Lubuklinggau dalam rangka wasyrik sekaligus memberikan arahan perwira lantaran kedua Kapolres akan pindah sekaligus untuk motivasi kerja dalam rangka kamtibmas.

“Jadi saya sengaja datang ke sini,” kata A. N Alamsyah, Kamis (23/11).

Disinggung mengenai kejadian adanya perampokan di mana korbannya anggota Brimob?

“Saya pengen tahu, bukan dibahas makanya saya turun ke sini, dalam rangka pengawasan. Tapi intinya saya dalam rangka wasryik kaitannya dengan mutasi kapolres,” jelas pria berpangkat melati tiga ini.

Mengenai dugaan Senpi anggota Brimob hilang dibawa perampok, A. N Alamsyah menegaskan hal itulah yang sedang dicari tahu olehnya.

“Karena saya hanya tahu gosip-gosip dari para wartawan, itulah yang membuat saya datang ke mari, karena memang itu tugas saya” tegasnya.

Senada disampaikan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga mengatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan secara intensif.

“Ya, masih dalam penyelidikan intensif ya,” kata Hajat Mabrur Bujangga.

Disinggung apakah murni perampokan? “Untuk sementara ini, seperti itu. Saksi-saksi masih kami periksa baik dari security, kepala gudang dari kemarin dan hari ini,” tegas Hajat.

Mengenai back up Polda Sumsel, AKBP Hajat memastikan itu ada.

Lalu bagaimana kondisi AKP Ojang saat ini?

Direktur RS Sobirin dr H Raden Muhammad Nawawi mengatakan, AKP masih dirawat di Ruang Cempaka, kelas 1.5 RSUD Dr Sobirin. Kondisinya sudah lebih baik dan stabil.

“Kemarin kami mau melakukan operasi terhadap pasien Ojang, tetapi tidak jadi. Karena kondisinya baik-baik saja, hanya luka ringan tidak terlalu parah,”ucapnya. (12/16/CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita