oleh

Para Anak Juara Tampil di Panggung Kreativitas

Murid SDIQ Ar Risalah menyampaikan pidato bertema ‘Kepahlawanan’ dalam Panggung Kreativitas dan Expo Karya Siswa Semester Gasal Tahun Ajaran 2017/2018, Sabtu (16/12). Foto: Sulis/Linggau Pos

 

SDIQ Ar Risalah Lubuklinggau

MAMPU menyaksikan putra-putri tampil dengan penuh percaya diri tampil di depan banyak orang, menjadi kesyukuran yang cukup mengharukan bagi orang tua/wali murid SDIQ Ar Risalah. Sebagian dari mereka tak menyangka, pada usia yang masih anak-anak, putra-putri mereka sudah mampu menunjukkan kesungguhannya menekuni hobi. Terlebih, pada ranah yang positif.

Sebagaimana yang diungkapkan Lisda Gustina. Ia tak menyangka, putri bungsunya sudah memiliki keberanian untuk menari di depan tamu undangan yang jumlahnya ratusan.

Ia juga merasa fasilitas yang diberikan SDIQ Ar Risalah untuk putrinya amat baik. Bahkan potensi setiap anak didik dieksplor dengan maksimal, agar bisa tumbuh dan turut membangun kepercayadirian selama tumbuh kembangnya.

“Anak saya sejak PAUD sudah di Ar Risalah. Lalu SD pun melanjutkan di SDIQ Ar Risalah. Saya sangat bersyukur bisa menitipkan pendidikan dasar anak saya di SDIQ Ar Risalah,” ungkap guru SMP Negeri 2 Lubuklinggau ini, kemarin.
Lisda dan orang tua lainnya tampak bangga menyaksikan anak-anaknya yang berusaha maksimal tampil terbaik, di Panggung kreativitas, kemarin.

Sebagaimana diserukan Direktur Bidang Akademik Pesantren Modern Ar Risalah, Ust Budi Satriadi Lc, seluruh murid yang berjumlah 186 orang tampil di Panggung Kreativitas tersebut.

Para murid menampilkan hasil belajar mereka selama mengikuti ekstrakulikuler di SDIQ Ar Risalah. Ada 13 ekstrakulikuler yang aktif. Seperti marching band, menyanyi, atletik, pantomim, paduan suara, tari, dan pidato masih banyak lagi.

Budi Satriadi juga mengabarkan, untuk Expo Karya Siswa baru akan dilaksanakan Selasa, 19 Desember 2017 mendatang.

“Dalam Expo Selasa nanti, anak-anak Juara SDIQ Ar Risalah akan menampilkan karya-karya mereka. Jadi mereka akan menawarkan karya dalam event yang dikonsep layaknya market day,” terang Ust Budi Satriadi.

Di hadapan Pendiri Pesantren Modern Ar Risalah, DR (Hc) KH Syaiful Hadi Maafi, dan tamu undangan lainnya, Ust Budi Satriadi menjelaskan di Panggung Kreativitas kemarin juga, sengaja tidak menampilkan hafalan Alquran anak-anak.

“Karena Insya Allah Februari 2017 nanti, anak-anak kita akan mengikuti wisuda hafidz-hafidzah Quran. Ada yang 1, 2 dan 3 juz Alquran. Karena di SDIQ Ar Risalah, kelas III anak minimal hafal 1 juz. Sebelum wisuda nanti, anak-anak akan dibimbing ustadz SDIQ Ar Risalah yang mengajar tahfidz juga tahsin sekolah. Lalu anak-anak kita ini akan dikarantina 3-4 hari. Lalu saat wisuda itu, ada ujian terbuka. Anak-anak menunjukkan hafalan mereka di hadapan kita semua, termasuk bapak dan ibunya,” ungkap ustadz alumni Al-Ahqaaf University, Yaman itu.

Program lain yang juga disampaikan Ust Budi Satriadi, tahun 2018 nanti SDIQ Ar Risalah akan menggiatkan satu ekstrakulikuler yang kini juga sudah mulai aktif. Yakni jurnalistik.

“Ekstrakulikuler ini diadakan untuk membangkitkan semangat anak-anak kita dalam membaca, menulis dan berbicara. Untuk mendukung ekstrakulikuler jurnalistik itu, semester II Tahun Ajaran 2017/2018 ini, kita juga menggiatkan program literasi di sekolah. Kami sadar, program literasi ini tidak bisa terlaksana kecuali ada kerjasama orang tua, murid dan guru. Jadi mari kita tanamkan dalam pola pikir kita semua, jangan sekalipun kita berani bermimpi jadi orang hebat. Jika kita enggan membaca,” imbuhnya.

Ustadz Budi Satriadi juga mengabarkan, bahwa mulai Desember 2017 ini, SDIQ Ar Risalah sudah membuka pendaftaran murid baru.

“Jadi informasi pendaftaran bisa langsung datang ke SDIQ Ar Risalah. Dengan tangan terbuka, ustadz/ustadzah SDIQ Ar Risalah siap memberikan informasi yang dibutuhkan orang tua/wali calon murid SDIQ Ar Risalah,” tuturnya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita