oleh

Panwaslu Rekrut Pengawas TPS

KPU Rekrut KPPS

LINGGAU POS ONLINE, MEGANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubuklinggau, menerima pendaftaran untuk pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada 21 Mei hingga 27 Mei 2017.

Ketua Panwaslu Kota Lubuklinggau, Mirwan Jaya Husein menjelaskan pembentukan Pengawas TPS mengacu pada Undang-Undang(UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Dalam UU tersebut sudah dijelaskan bahwa setiap TPS harus memiliki pengawas TPS sebanyak satu orang.

Para Pengawas TPS nantinya, diperintahkan mengamankan dokumen C1 yang merupakan dokumen hasil penghitungan suara di setiap TPS. Sebab, pada Pilkada sebelumnya Panwaslu cukup kesulitan dalam melakukan pengawasan, karena satu desa/kelurahan hanya diawasi oleh satu Panitia Pengawas Lapangan (PPL). Sementara, dalam satu desa/kelurahan paling sedikit ada dua TPS, bahkan ada yang empat sampai lima TPS. Sehingga, dalam melakukan pengawasan terhadap proses pemungutan dan penghitungan suara, PPL mengalami kesulitan, karena tidak semua TPS bisa diawasi.

Namun, tidak mudah untuk menjadi Pengawas TPS, karena harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan, yakni warga negara Indonesia, saat pendaftaran berusia paling rendah 25 tahun. Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil.

Selanjutnya diutamakan yang memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, ketatanegaraan, kepartaian dan pengawasan Pemilu. Berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat, berdomisili di Desa/Keluraha sesuai tempat Pengawasan TPS yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon.

Kemudian, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

Syarat-syarat tersebut, harus dilampirkan ketika pendaftaran berikut dengan fotokopi KTP, ijazah dan pasfoto 4×6 sebanyak 3 lembar.

Sementara itu, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kota Lubuklinggau, Deby Arianto menjelaskan, kalau saat ini KPU Kota Lubuklinggau sedang merekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), yang tersebar di 379 TPS. Adapun jumlah KPPS di setiap TPS masih mengacu pada UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, satu TPS dari 7 orang KPPS maka KPU Kota Lubuklinggau membutuhkan 2.653 orang untuk ditempatkan sebagai anggota KPPS.

Menurut Deby Arianto, syarat untuk menjadi anggota KPPS sama dengan syarat menjadi PPS dan PPK, yakni menggunakan hak pilih di TPS yang sama, misalnya terdaftar memilih di TPS satu, ya hendaknya mendaftar sebagai KPPS di TPS satu juga.

Dilanjutkan Deby Arianto dalam UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, juga sudah dijelaskan kapan anggota KPPS itu harus sudah terbentuk, yakni 7 hari sebelum dilakukannya proses pemungutan dan penghitungan suara, dan itu sudah diatur lebih terpenci lagi dalam Pasal 61 PKPU Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Tata Kerja PPK, PPS dan KPPS. (01)

Rekomendasi Berita