oleh

Panitia Pilkades Pauh I Diduga Gandakan Kertas Suara

Bastari Ibrahim: Harus Diproses Hukum

LINGGAU POS ONLINE, PAUH I – Panitia Pilkades Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara diduga mengandakan kertas suara. Temuan ini terungkap saat penghitungan suara dihadapan Camat Rawas Ilir, Suharto bersama tripika, Selasa (5/12).
Hal ini dikemukakan oleh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Muratara, Ahmad Bastari Ibrahim, kemarin. Ia menyatakan bahwa dugaan penggadaan surat suara dilakukan oleh oknum Ketua Panitia berinisial Mr.
“Surat suara yang digunakan itu untuk salah satu Calon Kades, dan kasus ini terbongkar setelah dilakukan penghitungan suara. Saat itu ditemukan 19 surat suara yang digandakan,” kata Bastari Ibrahim pada Linggau Pos.
Ia meneruskan bukti surat suara yang digandakan
telah dilihat dan disaksikan, serta dilihat langsung oleh Camat Rawas Ilir, Suharto, Kapolsek, Danramil serta dirinya sendiri selaku anggota Komisi 1 DPRD Muratara.
Atas temuan itu, Bastari Ibrahim menyebutkan masyarakat Desa Pauh 1 meminta kepada Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat membatalkan hasil pemilihan Pilkades Pauh 1. “Masyarakat melalui saya juga meminta, agar penegak hukum memproses secara hukum oknum yang terindikasi melakukan pidana ini,” tegas Bastari Ibrahim.
Ia juga menyebutkan, laporan ke Polsek Rawas Ilir sudah dilakukan atas dugaan money politik dilakukan oleh salah satu calon kades beserta barang buktinya. “Sudah diserahkan ke Polsek,” imbuhnya. (01)

Komentar

Rekomendasi Berita