oleh

Pandemi Covid19, Diduga Ada Mafia Elpiji

LINGGAUPOS.CO.ID – Beberapa hari terakhir, sangat sulit mendapatkan gas elpiji di pasaran, terutama ukuran 3 Kg, kalaupun ada jumlahnya terbatas dengan harga yang tinggi.

Aktivis Herman Sawiran, bahwa ia menduga adanya mafia gas elpiji yang sengaja mengambil kesempatan dalam kesempitan, dengan memanfaatkan moment Ramadan dan Pandemi Corona.

“Kami minta dilakukan pengawasan oleh pihak terkait, baik Disdagrin, Hiswana Migas dan Kepolisian, baik di Lubuklinggau, Musi Rawas ataupun Muratara. Karena saat ini sangat sulit mendapatkan gas elpiji,” katanya, Minggau (17/5/2020).

Ia mencurigai adanya mafia gas, karena pada hari-hari biasanya stok gas tidak pernah kurang. Namun saat seperti ini bisa kurang. “Yang anehnya, di pangkapan bisa habis dalam hitungan menit. Kalau benar masyarakat yang membeli, tidak mungkin 500 tabung langsung habis. Pasti dijual lagi dalam jumlah besar,” tegasnya

Persoalan gas ini, juga telah disampaikan Ketua Badan Penyelesain Sengketa Konsumsen (BPSK) Lubuklinggau, H Nurussulhi Nawawi melalui media sosialnya beberapa hari lalu.

“Bahwa kian ramai keluh kesah dan kritik Konsumen atas kelangkaan elpiji 3 Kg, bahkan di pasaran harga menyentuh Rp30 ribu per tabung, namun tetap tidak tersedia barangnya,” jelasnya.

Karena itulah, ia menghimbau kepada Hiswana Migas beserta Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Lubuklinggau, segera melakukan Pengawasan Terpadu.

“Jika ditemukan indikasi permainan curang spekulan memanfaatkan momentum jelang Idul Fitri dan kejadian luar biasa Covid 19 Corona, sebaiknya dipergunakan Instrumen Hukum Pidana agar terwujud efek jera bagi oknum spekulan nakal yang mempermainkan ketersediaan maupun harga,” imbaunya.

Selain itu, menurutnya, apabila situasinya tidak dapat ditanggulangi secara baik, maka operasi pasar sekiranya menjadi solusi terbaik wajib sesegera mungkin dilaksanakan, di beberapa titik pasar tradisional di Lubuklinggau.

“Konsumen menunggu dan sangat percaya dengan kerja cepat – tuntas Hiswana Migas beserta Disdagin Kota Lubuklinggau,” katanya.(*)

Rekomendasi Berita