oleh

Pandai Memilih Bacaan

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Kemarin (17/11), Program Baca Linggau Pos Bersama dilaksanakan di SMP-SMA Ar Risalah Lubuklinggau. Lebih dari 300 santri mengikuti kegiatan ini di Musala Al Bunaini Kompleks Pesantren Ar Risalah. Tepatnya di Jalan Lapter, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

“Kami bersyukur dilibatkan dalam kegiatan ini. Saya ingatkan kepada para santri, bahwa bangsa yang tidak hobi membaca jangan pernah bermimpi jadi bangsa yang besar. Pun dengan santri yang tidak mau membaca jangan pernah bermimpi jadi santri hebat,” jelas Direktur Bidang Akademik Pesantren Modern Ar Risalah, Ust Budi Satriadi, Lc kemarin.

Alumni Al-Ahqaaf University Yaman itu menerangkan, bahwa membaca mampu membuka cakrawala dunia. Banyak hal yang bisa jadi referensi bacaan. Yang bisa jadi sumber ilmu pengetahuan. Salah satunya koran Linggau Pos.

“Setiap hari, saya tidak pernah melewatkan waktu tanpa membaca setiap halaman di Linggau Pos itu. Untuk bisa mengikuti apa perkembangan negeri dan Kota Lubuklinggau ini,” tuturnya.

Ia mengatakan, Ar Risalah sudah lama bekerja sama dengan Linggau Pos.

“Memang banyak media massa saat ini. Hanya Linggau Pos yang jadi pilihan. Nah, dengan adanya program ini, ayo kita manfaatkan untuk menumbuhkan semangat membaca. Sehingga timbul keingintahuan. Kita juga belajar memilah informasi, mana yang cocok kita baca dan mana yang tidak cocok,” jelasnya.

Menjadi pembaca, pesan Ust Budi, tak sekadar menerima apa yang dipaparkan sumber bacaan. Namun, kita harus bisa memastikan keakuratan.

“Maka kita harus pandai memastikan mana media yang patut dipercaya, benar 100% dan mana berita yang hoax. Kita harus pandai mencernanya,” jelas Ust Budi lagi.

Kegiatan ini, imbuhnya, juga jadi wadah bagi santri untuk memperdalam kemampuan dalam Berbahasa Indonesia.

“Setelah program ini terlaksana, nanti saya ingin setiap santri menuliskan apa yang dipahami dari bacaan tersebut. Lalu nanti dikumpulkan ke Guru Bahasa Indonesia-nya,” pinta ust Budi.

Apa yang dilakukan Linggau Pos ini mendapat apresiasi Ust Budi Satriadi karena K13 salah satu programnya literasi.

“Terutama untuk SMP Ar Risalah. Sebagai sekolah sasaran program literasi. Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini bisa menjadikan kita sosok yang berwawasan luas dan berperadaban tinggi,” harap Ust Budi.

Hal sama diungkapkan Kepala SMA Ar Risalah Lubuklinggau, Mariska Kurnia Putri. Ia mengucapkan selamat kepada lima santriwan/santriwati yang berhasil menjawab pertanyaan panitia.

“Mereka inilah yang akan mewakili SMA-SMP Ar Risalah untuk Baca Linggau Pos Bersama Walikota Lubuklinggau 2018 mendatang,” kata Mariska.

Ia berharap program ini tidak berhenti sebagai seremonial saja. Sebab senada dengan yang disampaikan Ust Budi, Mariska mengingatkan kepada para santri bawah tidak ada hal sia-sia yang didapat dari membaca.

“Semuanya bermanfaat. insya Allah menjadi berkah. Asal kita membaca hal-hal yang baik. Juga akan berefek pada diri kita, jadi orang baik,” imbuhnya.

Cara lain yang ditempuh SMA Ar Risalah untuk meningkatkan minat baca siswa yakni dengan membentuk kelas menulis. Dengan dua kategori, baik fiksi maupun non fiksi. (05)

Komentar

Rekomendasi Berita