oleh

“Palembang Bawa Hoki”

PALEMBANG – Kemenangan Christopher Rungka dan Aldilla Sutjiadi di nomor ganda campuran tenis Asian Games 2018 disambut gegap gempita ribuan penonton di venue tenis Jakabaring Sport Centre (JSC), Sabtu (25/8).

Tentu saja kemenangan ini mengakhiri paceklik medali Indonesia dari cabang tenis di pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Christopher Rungkat pun terlihat sangat emosional usai memastikan medali emas bagi kontingen Indonesia.

Sebelum partai final digelar, Christo mengaku sangat optimis mampu meneruskan trend positifnya saat bermain di depan publik Palembang.

Christopher Rungka dan Aldilla Sutjiadi. Foto : Net

“Palembang sangat membawa hoki buat saya, semua bisa melihat bagaimana pendukung Indonesia disini begitu luar biasa.”

“Saya juga punya catatan bagus bila pertandingan dimainkan di Palembang,” ujarnya usai pertandingan.

Sebelumnya saat SEA Games 2011 lalu, Christo sendiri mampu meraih 3 medali emas di nomor beregu putra, tunggal putra dan ganda putra.

“Saat Davis Cup melawan Iran di tahun 2015 kami juga berhasil menang di Palembang,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Adilla Sutjiadi yang mengaku sangat yakin bisa memenangkan laga ini.

“Bukannya takabur, namun setelah masuk final kami sangat yakin.”

“Apalagi dimainkan di kandang sendiri, selain itu setelah 16 tahun tanpa gelar tentu kami ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya singkat.

Di babak final, pasangan Christo/Aldilla yang menempati unggulan 11 bertemu lawan tangguh yakni Sonchat Ratiwana/Luksika Khumkum yang merupakan unggulan 5.

Laga sendiri berlangsung sengit dan kejar mengejar angka terus terjadi sebelum akhirnya berakhir dengan skor 6-4, 5-7, 10-7.

**** Zohri Lolos ke Semifinal

Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berhasil melewati rintangan pertama di sesi kualifikasi cabang olahraga (cabor) atletik nomor 100 meter putra di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (25/8) malam WIB. Zohri mampu tampil cepat dengan mencatatkan waktu 10,27 detik.

Catatan waktu tersebut membuat sprinter berusia 18 tahun itu menjadi yang tercepat di heat 3. Dengan menempati posisi pertama, Zohri berhak lolos ke semifinal nomor 100 meter putra.

Tampil di heat 3, Zohri mengalahkan enam pelari lainnya. Ia berhasil mengungguli sprinter asal China, Zhouzheng Xu yang meraih waktu 10,40 detik dan duduk di posisi kedua.

Sementara secara keseluruhan hasil kualifikasi, Zohri menempati posisi delapan dari 35 pelari. Posisi pertama ditempati wakil Taiwan, Chunhan Yang dengan catatan waktu 10,13 detik.

Sedangkan pada posisi kedua ditempati atlet Arab Saudi yakni Mohammed Abdullah Akbar dengan catatan waktu 10,15 detik. Pada posisi ketiga ada wakil Qatar yakni Tosin Ogunode dengan raihan waktu 10,16 detik.

Hasil ini membuat Zohri berhak tampil ke semifinal. Perlombaan babak semifinal nomor 100 meter sendiri akan berlangsung pada Minggu 26 Agustus 2018 malam WIB. Final pun juga akan dilangsungkan pada hari yang sama.(DT/BN/CN)

Rekomendasi Berita