oleh

Pajak Hotel Baru Tercapai 20 %

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Pajak hotel yang dikelola Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau baru tercapai 20 persen, atau Rp 961.003.708 dari target yang ditetapkan Rp 4.692.813.792. Pencapaian ini naik jika dibandingkan 2017 lalu, Rp 764.918.692 dari target yang ditetapkan Rp 2.432.991.600.

“Pencapaian kita naik, tapi target yang ditetapkan juga naik,” kata Imam Senen, Kepala BKD Kota Lubuklinggau.

Diakui Imam Senen banyak kendala yang dihadapi tim BKD Kota Lubuklinggau dalam penagihan pajak hotel. Kendala yang dihadapi seperti Wajib Pajak (WP), pemilik atau pengelola hotel tidak jujur omzet yang didapatnya.

Tim BKD Kota Lubuklinggau juga kerap melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke WP, dalam Sidak tersebut WP mengeluhkan sepi pengunjung karena banyaknya saingan.

“Itu alasan mereka, pada dasarnya WP tidak memiliki kesadaran untuk membayar pajak tepat waktu. Kalau sudah ditagih-tagih baru mau bayar pajak,” ungkap mantan Asisten I Setda Kota Lubuklinggau ini.

Diakui Imam Senen, BKD Kota Lubuklinggau mengelola beberapa pajak dan distribusi sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seperti pajak hotel, pajak restoran pencapaian saat ini 35 persen atau Rp 2.462.259.290 dari target yang ditetapkan Rp 7 miliar.

Selain itu ada pajak hiburan dengan pencapaian melebih target tepatnya 138 persen, atau Rp 2.052.968.178 dari ketetapan Rp 1.801.534.500. Selanjutnya, pajak reklame 140 persen atau Rp 1.362.621.962 dari ketetapan Rp 973.930.016.

Ada juga pajak penerangan jalan realisasi saat ini 46 persen, pajak parkir 210 persen. Selanjutnya pajak air bawah tanah 77 persen, pajak sarang burung walet 8,22 persen atau Rp 10 juta dari ketetapan Rp 200 juta, dan Pajak bumi ada Bangunan (PBB) baru 18 persen atau Rp 974.237.447 dari ketetapan Rp 7 miliar.(nia)

Rekomendasi Berita