Pagar Rumah Dinas Samsat Lubuklinggau Juga Diembat Maling

LINGGAUPOS.CO.ID – Aksi pencurian pagar di Lubuklinggau sedang marak terjadi, seperti di kediaman warga Kelurahan Tanjung Aman dan SDN 21 Putri Lubuklinggau.

Hal yang sama terjadi di rumah dinas Samsat Lubulinggau di Jalan Depati Said RT.7 Kelurahan Ulak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Diceritakan pemilik warung di depan rumah dinas tersebut, pencurian pintu pagar rumah dinas terjadi saat Ramadan lalu. “Sekitar pukul 06.00 WIB saya buka warung. Ternyata pintu pagarnya sudah hilang,” ceritanya.

Pemilik warung yang tidak ingin disebutkan namanya ini, menjelaskan ia sudah 15 tahun menetap di sana, baru kali ini terjadi pencurian tersebut.

Terpisah Iwan, yang rumahnya berjarak tiga rumah dari rumah dinas tersebut, mengaku tidak mengetahui adanya aksi pencurian itu. “Kami tidak tahu kalau dicuri. Sebelum ini ada penghuninya, rasanya baru inilah pindah,” katanya.

Iwan yang juga pengerajin membuat pagar, bingung dengan adanya aksi pencurian pagar. “Kan berat. Kami saat membawa pagar untuk dipasang, bisa sampai tiga orang untuk mengangkatnya,” tambah Iwan.

Tapi diakui Iwan bahwa saat ini harga besi sedang naik. Hal inilah yang kemungkinan membuat pencuri nekat.

Terpisah Ketua RT.7 Ulak Lebar, Sunarto menjelaskan bahwa rumah tersebut adalah milik Samsat Lubuklinggau. “Dahulu sebelum pemisahan Musi Rawas dengan Lubuklinggau, itu rumah dinas Kepala Samsat Musi Rawas,” tambahnya.

Setelah pemekaran maka menjadi rumah dinas Samsat Lubuklinggau. “Dahulu pernah ditempati Ustadz, namun istrinya meninggal jadi pindah. Kemudian ada yang menempati lagi dan lapor ke saya,” tambahnya.

Namun saat penghuni terakhir pindah, ia belum ada laporan kalau ada yang menempati lagi. Ia juga belum mengetahui kalau pagar rumah rumah dinas tersebut dicuri.(*)

Rekomendasi Berita