oleh

PAD Tetap Menjadi Sorotan Dewan

LINGGAU POS ONLINE, MAJAPAHIT – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, terus soroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Lubuklinggau. Di setiap rapat paripurna maupun rapat mitra, sebagai wakil rakyat terus ingatkan eksekutif untuk mengoptimalkan PAD.

Salah satunya anggota DPRD dari Fraksi IRAS, Suhada. Ia pun tidak bosan mengingatkan Pemerintah untuk fokus dan lebih serius dalam mengoptimalkan PAD. Sistem penarikan pajak maupun retribusi daerah dengan sistem online, diharapkan terus dikembangkan sebagai salah satu upaya memaksimalkan penarikan PAD.

“Karena di setiap rapat, pemerintah juga memberikan pernyataan kepada kami (dewan, red) kalau akan mengoptimalkan penarikan PAD. Kami butuh komitmen itu, agar kedepan pencapaian realisasi PAD bisa 100%.” tegas Suhada.

Beberapa upaya ia sarankan, agar realisasi PAD tahun 2018 bisa tercapai 100 persen.

“Pertama pastinya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), lalu lengkapi sarana IT untuk mencegah kebocoran PAD. Kalau ini sudah dilakukan secara serius oleh eksekutif, maka tidak ada lagi istilah kebocoran PAD,” jelasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani pihaknya terus memaksimalkan pengelolaan penerimaan pajak dan retribusi daerah. Target Pemkot Lubuklinggau, target PAD untuk tahun 2018 sebesar Rp 114.914.955.768 bisa terealisasi 100 persen.

Salah satu upaya yang bertahap dilakukan Pemkot Lubuklinggau, yakni menggunakan Teknologi Informasi (IT) dalam sistem penerimaan pajak daerah maupun retribusi. Sistem online ini diakui keduanya, sudah bertahap dilakukan.

“Pemkot sudah bekerja sama dengan pihak Bank Sumsel Babel, dalam hal ini. Dengan harapan, diubahnya ke sistem online untuk penerimaan pajak dan retribusi daerah ini, bisa meningkatkan PAD kita,” jelasnya. (13)

Rekomendasi Berita