oleh

P3N Kembali Diberdayakan

MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan meminta Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mura untuk mempercepat seleksi Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N).

Permintaan itu, seiring  dengan petunjuk dari Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru per Januari 2019 kembali memberdayakan P3N yang namanya diubah menjadi Pegawai Perantara Urusan Keagamaan di Desa (P2UKD).

“Kendati namanya berubah, tapi fungsinya sama untuk menyiarkan agama Islam,” kata Hendra Gunawan kepada koran ini, Senin (28/1).

Menurutnya, P2UKD yang diberdayakan kembali akan diberi insentif dari Gubernur Sumsel, H Herman Deru. Namun, untuk di wilayah Mura, ia memerintahkan jajarannya untuk menambah insentif. Tapi, dengan ketentuan insentif yang akan diberikan, tidak melebihi insentif yang diberikan oleh Gubernur.

“Insya Allah, Pemkab Mura juga akan memberikan tambahan insentif. Tentunya bantuan tidak melebihi Gubernur Sumsel,” jelasnya.

Kepala Kemenag Kabupaten Mura, H Hermadi melalui Kasi Bina Haji, Asror mengatakan setahunya sekarang ini untuk tenaga P2UKD sedang dilakukan verifikasi dari pengamatan dan laporan Kepala KUA masing-masing di “Bumi Lan Serasan Sekantenan” ini.

Namun, jika ditemukan ada mantan P2UKD di desa tersebut sudah pindah. Maka  secara otomatis akan dicarikan yang baru.

“P2UKD fungsinya mengantar berkasnya ke KUA yang mencatat penghulu. Dan yang menikahkan tetap wali,” kata Asror.

Disinggung mengenai insentif, ia mengatakan kalau dari Gubernur Sumsel, Herman Deru Rp300 ribu. Namun, Bupati Mura Hendra Gunawan akan memberi bantuan juga, nilainya tidak lebih dari yang diberikan Gubernur.

” Saya belum bisa menjamin apakah Februari sudah berjalan. Sebab, seleksi P2UKD sangat ketat,” ucapnya. (dlt)

Rekomendasi Berita